Kau yang Diantaranya
Su Ian Utramaaf gangguin waktu kamu lewatarti mendengar suara orang mengaji tengah malamkuantar kau ke gerbangaku ingin berdua denganmu diantara daun gugur
Mengambil air mineral Taklif paksa, membuang sedotannya sembarangan lalu menenggaknya sampai tandas, membiarkan si kacamata mengomel.
Mereka bertiga duduk di sisi lapangan berlindung dari terik matahari, yang makin menggila akibat pemanasan global. Sepertinya gas metana dan karbondioksida di muka bumi ini, sudah tak tertampung ozon lagi. Bahkan mereka sepertinya bisa melihat fatamorgana di tengah lapangan hari ini.
"Kayanya kalau ceplok telor di tengah lapang, bakal langsung Mateng." Ujar Taklif mulai ngelantur, tapi dua rekannya malah mengangguk sepaham.
Beliebte Kapitel