Jejak Luka
Anton tak tahu, Ramon punya trauma, yang membuatnya enggan mendekati wanita.
"Mulutmu, ya!"
"Canda, Bro, canda. Eh, tapi menurutku ya, Ardia cocok sama kamu. Kalian pasangan yang serasi, yang satu pendiam, satunya pemalu. Klop! Udah pepet aja! Aku siap bantu kalau diminta," ujar Anton dengan wajah menggoda.
"Kerja! Kerja! Kerja! Kita dibayar untuk kerja, bukan untuk ngerumpi! Kayak emak-emak aja!" pungkas Ramon sebelum beranjak dari tempatnya berdiri.
Hot Chapters