Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib
lanjut Paman Liu, "kalian harus meminum ramuan yang kalian buat sendiri. Ini untuk membuktikan kalian yakin dengan hasil kerja kalian."
Jantung Yanto berdegup kencang, dia sudah memperkirakan ini. Dia mengantongi botol kecil antidote di sakunya. 'Tenang, Yanto. Setelah minum ramuan, tunggu lima menit, lalu pura-pura ke toilet dan minum antidote.'
"Baik, silakan ambil posisi masing-masing," perintah Paman Liu.
Mereka berempat berdiri di belakang meja mereka. Yanto berdiri di meja paling kiri, lalu Rudi, Bima, dan Angga di paling kanan.
Sikat na Kabanata