BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR
ujar Bianca sambil tersenyum penuh kemenangan, menuangkan anggurku ke cangkirnya.
Sudah sepuluh kali putaran, dan aku selalu kalah. Stok daging asapku berpindah tangan, anggurku mengalir ke kerongkongan mereka berdua dengan sangat lancar. Aku menyipitkan mata, mulai menyadari ada yang tidak beres.
Sial, aku sedang dikerjai, pikirku dalam hati. Mereka berdua pasti bekerja sama menipuku lewat kode-kode tertentu supaya bisa berpesta dengan logistikku secara gratis!