DILEMA DUA HATI
Masuk dengan merusak pintu dan menanti sampai kelinci kecil masuk dalam perangkap rubah kelaparan.
Sampai di apotik, Gu tidak bicara sepatah kata pun. Ia hanya mengeluarkan secarik kertas yang sudah bertuliskan Test Pack di lembarannya. Penjaga lalu menyodorkan semua jenis, Gu memilih alat tes yang paling akurat. Ia pun membayar dengan satu lembar mata uang yang ditinggalkan suaminya di rumah. Tak hanya sampai di sana saja, pandangan mata Gu tertuju pada satu makanan kaleng yang tiba-tiba membuatnya merasa ingin memakannya. Ia terdiam sejenak lalu menggeleng, memilih lekas pulang, sebab Gu tak tahu makanan dalam kaleng itu apakah halal atau tidak. Ia tak tahu bahasa Balrus yang tertera dalam
Bab Populer