DOSA TERINDAH
“Iya! Tangannya lembuut banget. Kamu pasti tau, kan?”
“Loh, kok aku?”
“Kan mantan pacar kamu! Pasti udah pernah pegangan tangan, kan?” tanyaku berapi-api.
“Pasti udah pernah ciuman juga, kan?” Kali ini suaraku melemah, tak sanggup mendengarkan jawabannya tentu saja.
Akan tetapi, lelaki yang tetap berkonsentrasi menyetir itu justru tertawa.
“Kamu pikir aku ngapain, Ay? Selama pacaran sama orang lain, aku nggak pernah kepikiran megang tangan, apalagi sampai ciuman. Paling cuma makan bareng, atau teman cerita.”