MAWAR
Alih-alih menjawab pertanyaan darinya, Fabio malah mengambil ponsel nya yang berada di atas nakas dan mengutak-atik nya.
"Dia dalam keadaan baik-baik saja," ujar Fabio, dia memberikan ponselnya pada Mawar.
Mawar menerima ponsel yang di sodorkan Fabio padanya. Kedua netranya sedikit melebar melihat Poto ibunya. "Kau tahu ibuku?" Pertanyaannya mendapatkan anggukan dari Fabio, Mawar repleks melepaskan rangkulan Fabio. "Dulu kita hanya pernah bertemu sekali, tuan. Dan ibukku tinggal di kampung, tidak banyak orang yang tahu tentang dia," ucap Mawar tidak bisa menghilangkan raut ke khawatiran dari wajahnya. "Kau memata-matai ku?"