Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

"Ibu ...." ​"Ibu tahu, Sagara Mahardika itu orang seperti apa, Sri. Ibu tahu karena sudah cukup mengenalnya selama tujuh tahun bekerja di apartemennya. Dia bukan tipe orang yang akan bermurah hati memberikan uang pinjaman kalau nggak ada sesuatu yang bisa dia dapatkan darimu." Suara Bu Sulastri meninggi, dipenuhi rasa sesak yang teramat sangat. ​Bu Sulastri mencengkeram dadanya yang terasa nyeri.
535 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as pendosa ibu
Read
+Library
Naluri Sang Pendosa

Naluri Sang Pendosa

Di depan pintu utama, sang Ibu tengah bersikeras melepas tangannya dari cekalan Yoga. "Lepaskan aku, Yoga! Aku sudah teramat merepotkanmu. Aku ingin hidup tanpa menjadi beban siapapun." "Tapi, Le ... aku sama sekali tak terbebani dengan kehadiranmu." Pandangan mata pria itu begitu menusuk ke ulu hati. Yoga memang baik, tetapi Lela tak bisa dan tak ingin bersamanya. Firasat berlian semakin tak enak. Ia pun berlari dan memegang tangan Ibunya. "Bu."
103.8K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as pendosa ibu
Read
+Library
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Tanya Bora “Malam sayang, apa ibu ganggu nak.” Ujar Clea “Tidak bu, aku sedang santai kok. Ini sedang membersihkan Sisa Makeup di wajahku kok.” Ujar Bora “Ada apa bu.” Ujar Bora “Ahhh Begini, Besok Ibu mau membeli Lukisan untuk teman ibu yang sedang berulag tahun. Bisa kau rekomendasikan untuk ibu.” Ujar Clea
105.2K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as pendosa ibu
Read
+Library
Ibu Susu Anak Hot Duda

Ibu Susu Anak Hot Duda

puji si ibu A. "Iya, Lis. Tambah bening aja, modalnya banyak sih ya." Lisa tetap tersenyum sehingga membuat Max bingung dengan pola pikir istrinya yang teralu tabah, itu sindiran yang konotasinya negatif, tahu. "Em, gak juga sih Bu. Karena jarang keluar aja ... oh ya Bu-ibu, Nenek saya ke mana ya?" tanya Lisa halus. "Gak tau sih, tadi dibonceng Ustazah, pengajian kali."
9.61.1M viewsCompletedAdded to Library 29.9K Times as pendosa ibu
Show Reviews (127)
Read
+Library
Mid.Kind
Udahlah ditamatin aja ceritanya. terjebak baca cerita ini krn nangkring di terlaris. Udah dibaca isinya bikin pusing. Typo parah dan ceritanya nggak banget. Makin ke sini ceritanya makin aneh. Dikasih bintang 1 tapi gak muncul reviewnya. Isi cerita gak sepadan dgn koin yg dibeli. Nyesel.
Blue Rose
Menjawab pertanyaan: "Gak masuk akal banget, kok belum punya anak udah keluar asi?" Aku udah jelasin di catatan penulia Bab 4 ygy, jadi tolong sabar hehe. Soalnya ada udang di balik batu, ada rahasia di balik panggung hehe(⁠.⁠⁠❛⁠⁠ᴗ⁠⁠❛⁠.⁠)
Read All Reviews
Hanya Sebatas Ibu Susu

Hanya Sebatas Ibu Susu

Lalu pandangan Mama Vina menoleh ke arah pintu dan dilihatnya perawat Mona masuk. "Sus, bagaimana ini? Dia tidak berhenti menangis dan menolak dikasih botol dot." Kata Mama Vina cemas dengan keadaan cucunya yang terus menangis. "Cup... Cup... Cup... Bayi tampan diam ya sayang. Mau mimik ya." ucap lembut Mona sambil membelai kepala si bayi dengan pelan. "Sus, adakah disini yang mau mendonorkan asinya? Saya akan membayar berapapun biayanya. Sepertinya cucu saya tidak mau susu formula."
102.6K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as pendosa ibu
Read
+Library
Ibu Susu Kesayangan Duda Tampan

Ibu Susu Kesayangan Duda Tampan

"Abra itu tidak memerlukan wanita kaya raya karena dirinya pun sudah sangat kaya. Abra juga tidak memerlukan wanita cantik dan modis, karena dia tipe lelaki posesif yang hanya ingin kecantikan pasangannya untuk dirinya sendiri," Bu Emil kembali menghela napas panjang. "Yang Abra butuhkan adalah wanita yang bisa jadi rumah untuknya, ibu terbaik bagi anak-anaknya, penyejuk hatinya serta sahabat sehidup semati yang bisa mengimbangi setiap langkahnya," paparnya lugas. "dan kamu tahu, Ibu melihat semua kriteria itu ada padamu. Jadi Ibu sangat berharap kalian bisa berjodoh setelah masa Iddah mu selesai." "Pikirkan dulu baik-baik agar kamu tidak menyesal kemudian. Jangan lupa tanyakan pada hatimu,
9.7103.5K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as pendosa ibu
Read
+Library
Toga Pengorbanan Mama

Toga Pengorbanan Mama

Hinaan ibu itu tak berhenti malah semakin menjadi. Mama bangkit , dari duduknya di tanah kotor itu, Tapi bagi ku yang kotor malah ibu seragam cokelat itu. Ibu sudah berkerja padanya sangat lama , bahkan gajinya sering di tahan tanpa sebab yang pasti .Dan sekarang tanpa sebab yang tak jelas juga ibu di pecatnya secara tak berprikemanusian. "Ayo nak , kita pulang pekerjaan mama sudah selesa !" Ucapnya dengan tersenyum . Walaupun masih ada sisa - sisa bulir air mata di pipihnya .
2.4K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as pendosa ibu
Read
+Library
Pesona Ibu Susu Anakku

Pesona Ibu Susu Anakku

Jenny memberikan kartu nama Bima ke tangan Budi. "Ibu susu?" Budi mengerutkan keningnya, lalu memperhatikan Jenny dari bawah sampai atas. Rasanya aneh, sebab Jenny tampak masih belia tetapi ingin menjadi ibu susu. "Ibu susu itu menyusui bayi, Nona. Bukan untuk bermain-main." Budi menjelaskan, takutnya Jenny tak paham maksud dari ibu susu itu. "Iya, aku tahu, Pak." Jenny mengangguk cepat.
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as pendosa ibu
Read
+Library
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

Sambil sesekali kudengar hembusan napasnya sedikit memburu. Sedangkan Lusi dan Denisa langsung masuk kedalam kamar. Aku yang penasaran pun langsung bertanya. "Bete amat sih Bu? Kenapa?" "Gimana gak bete coba. Uda jauh-jauh dateng kesana malah gak dpat angpau. Eeh malah ketemu calon besan Ida. Kan Ibu sebel, mana calon besanya cantik dan kaya juga." Ucap Ibu dengan intonasi yang begitu lantang.
1066.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as pendosa ibu
Read
+Library
MENANTU PILIHAN IBU

MENANTU PILIHAN IBU

Ibu menggenggam kedua tanganku, firasat ini mengatakan sesuatu hal akan terjadi. “Apa itu, Bu?” tanyaku penasaran dengan apa yang akan Ibu tanyakan. “Rum, Ibu mohon terimalah pinangan Pak Romo untuk putranya, Ibu mohon, Nak. Kau tidak tahu Pak Romo orang yang seperti apa, dirinya memang baik dan tampak ramah, tetapi dia punya taring yang kapan saja bisa dikeluarkannya jika hal yang dia rencanakan berubah total dan dia merasa sangat dirugikan. Anggap saja Rum, jika janda tua ini tengah memohon kelangsungan hidupnya dan juga anak-anaknya, hanya kamu yang bisa menyelamatkan keluarga kita, Rum, Ibu mohon padamu.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as pendosa ibu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status