Putra Putri Bunga
“Itu juga bukan salahmu kok, oh ya, siapa namamu?”
“Namanya Moci,” jawab Arga.
“Moci, ya. Nama yang manis.”
Berada dalam ruangan pribadi Arga membuatnya menyadari sesuatu. Ruangan ini memiliki aroma khas yang tidak dimiliki ruangan lainnya. Aroma itu adalah aroma yang selalu ia cium tiap ia berada di dekat Arga. Itu bukan aroma parfum, meskipun tak pernah memakai parfum, tapi Lily tahu mana aroma parfum dan mana yang aroma khas seseorang. Aroma itu adalah aroma seorang pria, terasa lembut dan maskulin, segar dan menenangkan. Saat bersama Dio, dia juga mencium aroma khas, tapi milik Dio lebih samar, dan lebih terasa dingin, rasanya seperti mencium hutan pohon pinus dari kejauhan. Sedangkan mi
Bab Populer