MAWAR
Nico merendahkan tubuhnya hingga dia berjongkok di hadapan Fred, "Dengar anak kecil, jika kau menjadi pelukis kau tidak akan bisa memenuhi kebutuhan hidupmu, pelukis..."
"Nico hentikan, kau sungguh keterlaluan," Laura menutup kedua telinga Fred, menurutnya kata-kata yang akan keluar dari mulut Nico akan tidak pantas di dengar oleh Fred, "Tidak semua pelukis seperti itu. Kau tahu Affandi Koesoema? Dia adalah pelukis Indonesia yang terkenal di kancah dunia, dia bahkan dikenal orang sebagai pelukis yang jenius," Dada Laura kembang kembis, menatap Nico dengan tatapan tidak terima.