Malam Pertama Sang Istri Kontrak
Ia sadar, rasa posesif itu bukan semata ingin menguasai, melainkan cermin dari trauma kehilangan yang masih membekas dalam diri Arga.
Mereka sering melewati sore dengan duduk di teras rumah, memandang langit yang perlahan berubah warna. Aisyah suka bercerita tentang masa kecilnya, tentang mimpi sederhana yang dulu terasa mustahil, seperti punya rumah sendiri tanpa harus berpindah-pindah. Arga mendengarkan diam-diam, kadang menimpali dengan komentar pendek, kadang hanya mengangguk. Tetapi di balik sikap dinginnya, Aisyah tahu lelaki itu mulai membuka diri. Ia bahkan mulai menyebut rumah itu sebagai “rumah kita”, sesuatu yang dulu tak pernah ia bayangkan keluar dari bibir Arga.
Bab Populer