Bersinar setelah Diselingkuhi
Ia membenci fakta bahwa dirinya begitu cepat ketagihan akan dominasi mutlak pria ini.
Arthen terkekeh rendah, sebuah senyuman miring yang sarat gairah terukir di bibir tegasnya. "Panggil aku sesukamu, Nona Pacar. Karena malam ini, kau tidak akan punya waktu lagi untuk memikirkan pria lain."
Tanpa memberikan kesempatan bagi Lucia untuk membalas, Arthen menyergap bibir ranum itu dalam sebuah ciuman yang sangat intens, panas, dan menuntut.