ANINDYA: BELIA TERPEDAYA CINTA
Aulia Lapan Bilantertutup sudah pintu hatikusatu pintaku pada dirimu lirikbangun tidur tiba tiba ada bekas cakaranlirik hanya satu pintaku
"Bedanya, dia masih sangat belia."
Keduanya lantas menggerakkan bola mata padaku, menghukumku saat kata belia kusebut.
"Asya baru dua puluh satu tahun saat kuperkosa."
Sekarang giliranku yang mengarahkan netra pada Raka. Ada semacam gerak meremehkan padahal menodai gadis belia bukanlah sebuah prestasi, melainkan seorang kriminal sejati.
"Namanya Anindya, dia masih belia, baru melewati lima belas tahun saat aku memperkosanya. Baru lulus SMP."