Terjebak Mantra!
Azka Taslimi buku mantrambah dukun baca mantramantra menjadi peri ajaibkumpulan mantra
Kata Kanisan, puas.
“Kalau Nia terbangun pasti dia senang mengendarai dengan kecepatan demikian ini.” Ujar Nai, sambil menambah kecepatan moter.
Aku melihat alat pengukur kecepatan moter. Gila! 10.000km/jam. Kecepatan ini sama dengan kecepatan tiga kali jet tempur, bahkan empat kali. Atau, sepuluh kali kecepatan kereta api tercepat di Indonesia. Aku memandang kanan-kiri bergantian, hampir tidak melihat benda dengan jelas. Bahkan, ketika berpapasan dengan moter lain, moter itu tidak seperti moter, tapi baagikan kumbang berlampu.