Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

Aisyah memutar tubuhnya bermaksud untuk keluar dari ruangan. "Tunggu!" kata Ariel. "Aku butuh seseorang yang bisa make up sepertimu, karena aku adalah seorang artis," ucap Ariel. "Artis?" tanya Aisyah tak mengerti. Ariel melemparkan sebuah majalah ke arah Aisyah. Di sana berbagai pose Ariel terpampang sempurna sedang iklan berbagai produk dari sponsornya. "Tuan, Ariel Maranta yang terkenal itu?" tanya Aisyah.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 553 Times as arti silly
Read
+Library
Alisya

Alisya

Mendengar namanya di sebut Aiys terdiam dan mulai meneteskan air mata, Aiys dipeluk teman kelasnya bersama. "Selamat Aiys," "Selamat sayang," "Kamu hebat, selamat Aiysku," Aiys meneteskan air mata, "Terimakasih semua," katanya sambil melangkah maju ke depan. Hiruk pikuk aula penuh dengan tepuk tangan, "Kita sambut bintang kela X Ipa 1, ALISYA CANTARAAAA," kata pembawa acara sesampainya Aiys di panggung.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as arti silly
Read
+Library
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

Ajakan Aisyah “ARTHA?!” teriak Ai. Artha menutup telinganya mendengar begitu kerasnya teriakan yang terlontar dari mulut Ai. “Kau mau beli apa? Daster,CD,BH? Ayo masuk! Duduk sini, apa kabar kau?” tanya Ai, mengangsurkan kursi plastik pada Artha dan ia pun duduk menghadap Artha.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as arti silly
Read
+Library
AIRÉLLE : Puzzle of Fantasy World

AIRÉLLE : Puzzle of Fantasy World

Sungguh. Aaric mengalah. Ia beranjak dari hadapan Airélle, membiarkan sinar senja kembali menyorotnya. Sebelumnya, Aaric mempercayai semua apa yang Airélle katakan. Tentang dirinya yang bukan berasal dari Fantasia melainkan Chicago, tentang dia yang terlahir sebagai manusia murni tanpa elemen.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as arti silly
Read
+Library
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Satu menit telah berlalu, ia kembali membuka kedua matanya. "Hufft! Ayo, perkenalkan namamu sekarang." Ari kembali tersenyum menatap Sasya, hingga tercetak lesung di pipi kirinya. "Sasya," katanya dengan nada malas. Ari mengangguk. "Hmm ... karena tadi Sasya gak bisa jawab nama hewan yang ada di udara, sesuai kesepakatan kita bersama, Sasya harus dihu–"
107.1K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as arti silly
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status