Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alaistar's Way To Ari

Alaistar's Way To Ari

“Hah? Ari berangkat sendiri?” Ryan mengangguk. “Memangnya kenapa? Ari sudah besar, bisa ke mana-mana sendiri,” kata Ryan cuek. Kavin mendengus. “Apa lo lupa sewaktu Ari mengantar baju futsal lo yang tertinggal di rumah? Ari bertabrakan sama orang asing dan dahinya benjol sebesar bola golf! Apa lo enggak khawatir hal itu akan terjadi lagi?” “That’s not a big deal. She can handle it, she is not a baby.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai arti silly
Baca
+Pustaka
Terperangkap Dekap Hangat CEO (Sok Dingin)

Terperangkap Dekap Hangat CEO (Sok Dingin)

goda Satria Arumi yang baru saja bersedih pun langsung mendengus. "Kenapa kamu menjadi seperti Nita, apa kalian berdua ini manusia sejenis?" "Jika dengan bertingkah seperti dia, kamu bisa mengingatku selamanya. Maka aku tidak masalah melakukan itu," jawab Satria ringan. Setelah itu Arumi pun mengobrol beberapa hal dengan Satria sebelum akhirnya mengembalikan alat tersebut pada Suri.
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai arti silly
Baca
+Pustaka
ALARICK

ALARICK

Mata Alarick menatap lurus ke arah belakang Nerissa tepat di mana Tuan Frore dan Tuan Mauricio berdiri saat ini. Sontak Nerissa membalikan badannya begitupun dengan Jason. “Mengapa kalian belum masuk?” Tuan Frore bertanya, netranya memandang mereka satu-satu. “Baru saja kami akan masuk.” Lihatlah, saat ini Alarick tengah memainkan perannya dengan sangat baik. Mereka masuk ke dalam apartemen Nerissa setelah sang tuan rumah membuka pintunya. “Sejak kapan kau memiliki ART?” Tuan Frore bertanya saat netranya menangkap sosok wanita paruh baya yang tengah sibuk dengan peralatan dapur saat ini.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai arti silly
Baca
+Pustaka
Kau Rebut Suamiku, KuNikahi Mantan Suamimu

Kau Rebut Suamiku, KuNikahi Mantan Suamimu

' batin Sinta. Baru saja meminumnya, Aris langsung menyemburkan sisa jus yang sebagian masih berada di dalamnya mulutnya. "Apa-apaan ini, kok jus aku rasanya asin?! Huek!" Aris mengusap-usap mulutnya, menatap Sinta dengan wajah penuh amarah. 'Sudahku duga! Sinta ... Sinta ... kamu pikir, aku bodoh? Sorry ya, aku tidak sebodoh kamu!' batin Sarah.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai arti silly
Baca
+Pustaka
Ketua OSIS

Ketua OSIS

Baik senyumnya, tawanya, cemberutnya, bahkan tangisnya sekalipun. Menyadari kesenyapan yang begitu mendadak dari sekelilingnya membuat Ari menolehkan kepala pada para sahabatnya itu. Ari menaikkan sebelah alisnya merasa heran ketika teman-temannya menatap dirinya begitu intens. "Kenapa? Ada yang salah dari omongan gue?" "Nggak," jawab Arta datar. "Mata lo nggak salah, Eva emang cantik. Tapi bisa nggak lo gak usah muji dia di depan gue hm?"
1019.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai arti silly
Baca
+Pustaka
Serpihan Hati

Serpihan Hati

Entah kenapa Shinta merasa harus menumpahkan segala uneg-uneg di hatinya kali ini, setelah sekian lama berjuang "Lihat aku! Aku Ari, Ar kau. Tidakkah kamu merasakan getaran di hati kau? Shin, sentuhlah dada ini, dan dengarkan getarannya," Ari menarik kepala Shinta, dia bisa merasakan bagaimana detak jantung Ari berdetak kencang. "Tidakkah kau dengar dada ini selalu menyebut namamu? Bahkan aku tidak bisa hidup dengan layak karena jauh darimu."
1014.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai arti silly
Baca
+Pustaka
Cermin Ketiga

Cermin Ketiga

--- Pertemuan dengan Jiwa Terperangkap Saat berjalan di lorong yang tak berujung, Arsita melihat sosok perempuan duduk di kursi roda, memegang boneka rusak. > “Namaku Ayra. Aku dulu seperti kamu. Masuk ke sini buat nyelamatin seseorang… tapi sekarang aku bahkan gak inget siapa yang mau kuselamatin.” Arsita bergetar.
631 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai arti silly
Baca
+Pustaka
Mencari Suami Bayaran

Mencari Suami Bayaran

Membantu Risti untuk beristirahat di ranjangnya. “Pa, udah siapin nama belum untuk kembar?” “Udah dong!” “Wah, siapa, Pah?” "Yang tampan seperti Papa, namanya Salman Ari. Trus yang manis seperti Papa namanya Aishwarya Rahmah.” "Ish, Papa. Itu, kan, nama artis India. Gak mau, ah, jangan itu!” Risti protes, merasa keberatan dengan nama yang disebutkan Bambang barusan.
33.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 737 kali sebagai arti silly
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status