SAHABAT DAN KISAH CINTAKU
“Iya, boleh, kalau gitu akan lebih enak dan membantu, Mama bebas, tidak harus antar jemput Kamu lagi, dan kalau langganan kan aman.”
“Iya Ma, maaf Aku kan malu kalau di bilang Anak manja dan Anak Mama melulu.”
“Memang Kamu Anak manja, terus bagai mana?”
“Ah malah di ledek si Ma.”
“Iya kan? Memang begitu dikit-dikit Mama, Mbak Sri, Sintia sudah bisa apa?”
“Iya deh nanti Sintia akan belajar masak dan lain-lainnya.”