MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!
Kuharap dia gak baper dan salah menerima.
Senyum tersungging pada bibir menantuku bersama sebuah anggukkan dan itu membuatku benar-benar lega.
“Makasih, Ma.”
“Maafin kalau Mama jadinya bawel, ya, Jingga. Yang Mama tahu, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Kamu tak kalah cantik sama Misye.”
Jingga terkekeh, kedua netranya menyipit. Lalu anggukkan menyertai detik-detik berikutnya.