Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DERSIK

DERSIK

kata Disa mengantung sambil menunjuk ke satu titik. Fia mengikuti arah tunjuk Disa dan di sana lebih tepatnya tak jauh dari tempat mereka duduk ada bayangan hitam. Bayangan hitam itu adalah sosok tak terlihat. Sosok itu berwarna hitam yang manandakan kesedihan, kesepian dan keputusasaan. "Di sana ada kakak-kakak yang lagi nangis sambil nunduk" lanjut Disa menjelaskan.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai background sedih
Baca
+Pustaka
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Akhirnya aku menyerah, dan membawanya ke kafe dekat kantor untuk duduk sebentar. Di kafe, kami kembali diam cukup lama, sampai akhirnya dia tidak bisa menahan diri dan mulai bicara, "Kak Sandy, maafkan aku. Aku sudah tahu semuanya. Ibuku menceritakan semuanya sebelum dia meninggal. Aku yang salah." Sambil berbicara, dia mulai menangis, seolah-olah menanggung banyak penderitaan. Kalau aku perhatikan dengan saksama, dia memang kelihatan lebih lelah. Kulit wajahnya pun tampak lebih kasar, seperti tanaman yang lama tidak disiram, kehilangan kilauannya.
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai background sedih
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta CEO Dingin

Terjerat Cinta CEO Dingin

Wajahnya memucat, dan matanya yang biasanya penuh semangat kini redup. “Lalu, kita harus bagaimana?” gumamnya lirih, suara itu seperti melodi sedih yang bergetar di udara, memantulkan kesedihan yang mendalam di hati semua orang yang mendengarnya. “Golongan darahku O. Sean pun sama,” ujar Sarah dengan suara yang nyaris seperti bisikan, seakan kata-kata itu terlalu berat untuk diucapkan dalam udara yang tegang.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai background sedih
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
kutu kupret ini si kevin masih aja cari perkara sama mark astaga kamu ya pantes mark jadi badmood. lah belanja online aja ntar masaknya du tempat dania jadinya aman kan. duh happy ya liat kalian makan bersama kaya gitu
Widia Anaska
demi cintamu tapi kau menghancurkan anakmu sendiri Sarah... tak kasiankah kau selama ini pada Mark yang tertekan dan hancur karena Alex kenapa kamu lebih mementingkan cintamu pada Alex sementara kamu membiarkan penerusmu yg menanggung luka seumur hidupnya
Baca Semua Ulasan
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Iya. Konsisten.” “Kamu nggak kesel?” Selin diam sebentar. “Enggak.” Itu jawaban paling aman. Malamnya kamar terasa sunyi. Selin duduk di kasur, buka galeri ponselnya. Scroll pelan. Lalu dia buka foto waktu di rumah sakit. Tanpa sengaja terekam oleh Dika. Wajah Rendra terlihat panik. Matanya jelas khawatir.
10796 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai background sedih
Baca
+Pustaka
Kekasih Suamiku

Kekasih Suamiku

Orang-orang macam Glenn Bagas itu dalam psikologi disebut eccedentesiast. Mereka menyembunyikan kesedihannya di balik senyuman dan sikapnya yang riang, seolah-olah segala sesuatunya selalu baik-baik saja. Padahal, justru yang senyumnya paling lebar dan ketawanya paling riang itulah yang terkadang menyimpan rasa sedih, trauma, bahkan depresi yang mendalam.
9.926.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai background sedih
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Chafila Anggun
Sinopsisnya sangat keren & gaya penulisannya sangat bagus. Benar² membuat larut dalam alur cerita,penempatan emosi pd setiap karakter sangat pas,alur cerita selanjutnya juga susah untuk ditebak,selain itu membaca ceritanya bikin merinding. Semangat menulis ya Bu Silvi,ditunggu part selanjutnya❤
NURUL LAILI MUFIDA
ini mungkin krn novel ya tp klo di dunia nyata sy sngat menyayangkan sifat dan sikap airin yg mau sj diduakan....jadilah wanita yg punya harga diri, jalan cerita diawal bagus tp klo airin tetap bersama bayyu sepertinya terlalu enak di bayyu datangkan pendamping yg bisa menghargai seorang wanita
Baca Semua Ulasan
Married at First Sight?

Married at First Sight?

“Bagaimana kamu sekarang? Apa kamu sedih?” ***** Susan duduk di kursi taman, memandang ke tengah kolam yang dihiasi banyak bunga teratai. Sayangnya, semua keindahan itu tidak menghilangkan sedih dan galau yang dia rasa. Sesekali dia masih mengusap butiran bening yang rumah dari dua bola matanya. Susan bahkan menyimpan kacamatanya karena terus saja basah.
9.928.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 980 kali sebagai background sedih
Baca
+Pustaka
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Well, tentu saja, apa lagi? By the way dalam bara cemburu, kecewa, bingung sekaligus marah aku masuk ke semua chat room yang ada, tanpa perasaan berdosa. Wuaaahhhh, leganyaaa! Semua hanya berisi chat lamanya bersama Kinanti. Voice Call, Video Call, saling berkirim foto atau Voice Note … Wait, wait please! Ada juga chat mereka … Auuuhhh, sebelum pesawat yang ditumpangi Kinanti mengalami kecelakaan. Oooh, ooohhh, my God! Rasanya, ooohhh, rasanya jantungku ambles dan langsung terhisap ke dalam pusaran bumi. Bukan, bukan karena cemburu tetapi sedih. Prihatin. Tak terasa air mataku menetes hangat, pedih hati membayangkan betapa hancurnya hati Kenzy saat itu. Betapa porak porandanya jiwa Kenzy, di
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 659 kali sebagai background sedih
Baca
+Pustaka
Broken Vessel

Broken Vessel

tanyaku setelah berdiam selama beberapa saat. Senyuman itu masih terpasang pada wajahnya. Senyuman itu bukanlah seringaian mengerikan yang belakangan ini sering dipasang di wajahnya, melainkan senyuman sedih. Kesedihan tersorot pada manik biru pucatnya yang sayu dan bibir merahnya yang dipaksakan tersenyum. Entah itu hanya sandiwara atau dia benar-benar sedih, aku tidak akan mempedulikan perasaannya lagi.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai background sedih
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Ahli Waris

Kembalinya sang Ahli Waris

balas Ben. Ben pun segera mengambil seribu langkah dengan cepat, dan menghilang dari pandangan gadis pirang itu. Begitu berat yang harus ia lalui malam ini. Kebahagiaan yang semula ingin ia rasakan, berakhir dengan kekecewaan serta kepahitan yang begitu mendalam. Pikirannya sudah kacau balau, hatinya semakin risau dan sedih. Di malam ini, Ben seperti ada orang berbisik untuk pergi ke jembatan dan mengakhiri kesedihan dan kehidupannya. Semakin cepat Ben melangkahkan kakinya untuk pergi menuju peranti yang menghubungkan dua jaringan area local, entah apa yang akan ia putuskan, apakah mengakhiri kehidupannya atau sekedar mengakhiri kesedihannya semata.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai background sedih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status