Sayap Felysia
"Karena sekarang dia udah ada di sisi orang yang tepat. Jadi, gua yakin dia bakal bahagia. Dan, dengan begitu, gua nggak perlu deh peduli lagi sama dia. Karena gua tau, lo adalah orang yang selama ini dinanti-nanti oleh Laura."
Terbesit rasa bersalah di lubuk hati terdalam Brian. Ia memang sekarang sangat bahagia, karena sudah bisa bersama dengan Laura selamanya. Tetapi, ia rasa caranya salah. Karena, untuk mendapatkan Laura, ia telah tega merusak kebahagiaan sahabatnya sendiri yang bahkan sampai sekarang masih bersikap baik padanya.
"Ar. Kenapa lo masih baik sama orang yang jelas-jelas udah ngerebut kebahagiaan lo?" tanya Brian sambil mengepalkan tangannya erat.
Hot Chapters