Satu Malam Lagi, Paman!
“Tolong balikin fasilitas pengobatannya Ibu, suster bilang itu dicabut, ibu perlu operasi, Mas.”
“Apa sih, Ra?” Mahesa menepis tangannya, sekilas menoleh dengan kesal.
“Lakukan sesuatu, Mas. Ibu—”
“Aku tahu apa emangnya?” sela Mahesa. “Aku ‘kan nggak pernah ngurus itu. Tanyalah ke Mama sana. Jangan ganggu! Orang baru main juga.”
Mahesa mengabaikannya, pria itu memilih berinteraksi dengan teman-temannya di dalam game alih-alih peduli pada ibu Kaira yang sedang sekarat.