Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Papa Teman Anakku

Godaan Papa Teman Anakku

ucap guru pembina dengan suara tegas namun hangat, “kami mohon seluruh orang tua dan anak untuk menaruh gadget di kotak yang sudah disediakan. Malam ini, kita fokus quality time.” Beberapa wajah tampak terkejut, sebagian lagi tersenyum kikuk. Namun satu per satu, ponsel mulai dimasukkan ke dalam kotak kayu besar di depan. Termasuk Yasmin. Ia menatap ponselnya sesaat sebelum meletakkannya. Entah kenapa, kali ini ia tak merasa berat. Api unggun dinyalakan. Nyala api menjilat udara malam, memantulkan cahaya ke wajah-wajah yang duduk melingkar. Anak-anak bersorak, beberapa bertepuk tangan kegirangan.
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
TWINS PUNYA CEO

TWINS PUNYA CEO

Perempuan itu mengambil iPad Nathan yang berada diatas meja dan menyalakannya. "Bagus sekali." Pujinya, iPad ini sangat cangih. Zeta iseng membuka gallery, disana cuma ada satu foto. Bukan foto twins atau pun foto keluarga, melanikan itu foto sebuah tulisan. "We want to play with papa, not expensive toys from papa"
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
Tergoda Teman Papa

Tergoda Teman Papa

“Papa pusing, Bri… perut Papa mual.” ***
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Papa Mertua

Sentuhan Panas Papa Mertua

"Papaaa..... Aaahhhh..." Ririn langsung terdiam saat ia keceplosan memanggil Papa saat Zumi sedang menghunjam tubuhnya dengan kecepatan kuat. Seketika Zumi menghentikan gerakan maju mundurnya saat mendengar desahan Rose yang bukan menyebut namanya. "Maksud kamu apa, Rin? Siapa yang kamu panggil Papa itu? Siapa yang kamu bayangkan saat kita sedang bercinta?" tanya Zumi dengan dingin.
10367.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai games papa zola
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin provinsi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Ini adalah kisah Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Hug Me Papa

Hug Me Papa

"Aku harap Papa membacanya." To papa Papa, ini Jovian. Apa kabar Papa? Aku rindu Papa. Aku harap Papa baik-baik saja dan sehat selalu. Maaf karena kurang sopan bicara melalui surat pada Papa, Jovian tidak tahu bagaimana lagi, bolehkah Jovian meminjam uang Papa? Hanya sementara dan Jovian janji akan mengembalikan nya lagi. Mama sakit dan Jovian tidak punya cukup uang, apa Papa ingin membantu Jovian? Kali ini saja
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Jatuh Cinta

Diam-Diam Jatuh Cinta

“Papa nggak marah, tapi apa Rara tahu tadi Papa cemas kalau Rara sampai hilang.” “Kalau Papa marah Rara nggak jadi main.” Usai berkata begitu Rara langsung pergi dari Zico dan Zoia. Langkahnya tertuju keluar dari Gamezone. Zico dan Zoia saling bertukar pandang. “Dia emang nggak bisa dikerasin dikit,” jelas Zico memberitahu perangai sang putri. “Biar aku yang bujuk,” cetus Zoia berinisiatif.
9.728.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
Playdate

Playdate

ucap papanya Gema menatap papanya tidak percaya, kalimat yang dikeluarkan dan nada suaranya yang tegas membuat mereka yang ada di rumah tidak bisa membantah. Mengalihkan pandangan kearah mamanya yang terdiam tidak mengeluarkan suara, tampaknya apa yang dikatakan papanya adalah keputusan bulat. “Feeling mama itu nggak pernah salah, pasti Lily bukan wanita baik-baik. Papa bagaimana bisa setuju? Papa juga lihat sendiri sikap Lily waktu di hotel itu, luwesnya dia berbicara sama lawan jenis.”
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

Bu Guru, Ada Salam Dari Papa!

"Nia!" "Papah, udah jangan ngobrol terus Gio sama Bu Guru harus ke sekolah, ini gimana Yolanda?" Gio memanyunkan bibirnya kesal sambil menarik kemeja Papahnya seperti biasa. Mungkin Gio melihat dua orang di depannya sedang bertindak gak ubahnya kaya dua orang temannya yang berebut permen. "Oh iya. Baik Papah coba telepon bengkel kenalan Papah ya?" Dewa mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi seseorang.
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
Papa Baru untuk Anakku

Papa Baru untuk Anakku

“Iya, Bang. Permisi.” Keenan yang hendak meneguk jus di gelasnya melirik ke arah Farel yang memasang wajah sendu. Pandangan bocah empat tahunan tersebut tak lepas dari sang mama yang sedang berjalan mendekati gerbang rumah. “Ada apa , hemm?” tanyanya dengan pelan. Alih-alih menjawab pertanyaan barusan, Farel malah berucap, “Apa Papa punya banyak uang?”
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
ZANNA

ZANNA

Kafka berdecak kesal. "Lihat gue anak baru!" Zanna masih diam. Dia tidak berani menatap Kafka, kepalanya masih tertunduk sembari meremas rok sekolahnya. "Lihat gue!" ucap Kafka tegas. Zanna dengan berani mendongkakkan kepalanya, dengan segala kekuatan dan keberaniannya Zanna mencoba melihat wajah Kafka. Kafka terdiam, melihat wajah cantik Zanna dari dekat. Perempuan itu benar benar mempesona walau seperti orang culun.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai games papa zola
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status