Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Tangannya bersedekap di depan dadanya yang bidang. Cahaya rembulan yang samar-samar, menyinari sebuah benda yang terselip pada kedua telapak tangannya. Benda itu ialah sebuah kalung liontin berwarna biru. Tertera huruf M pada bandulnya. Kalung itu milik Menur yang diberikan oleh Wati pada Pakdo Ramli, sebelum pria itu meninggalkan rumah Ujang beberapa waktu lalu.
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 196 Beses bilang badan l-men
Read
+Library
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Madun segera membetulkan posisi pusakanya yang hitam legam, raksasa, dan penuh urat menonjol yang kini berdenyut-denyut gagah menantang maut. ​Lala melihat pantulan dirinya di cermin dan langsung menggigit bibir bawahnya yang ranum. "Ya habisnya... linggis Mas Madun itu jahat banget! Sekali masuk bikin nagih, pengen digempur lagi, lagi, dan lagi! Ayo Mas, hajar Lala lagi sepuasnya! Jangan kasih ampun sampai rahim Lala penuh sama cairan Mas!"
67.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 290 Beses bilang badan l-men
Read
+Library
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Dia menunjuk pria botak itu sambil memaki dengan marah, bersiap maju dan melawannya meski dengan tangan kosong. Lidya Linslet dengan panik menarik Roy Sterling kembali ke sofa dan berkata dengan suara bergetar ketakutan, "Roy Sterling, tenanglah dan jangan membuat masalah yang lebih besar! Ini Bro Finn, Xavier Finn. Dia adalah pemimpin cabang dari Klub Black Mamba yang sangat berbahaya!" "Ternyata dia!" semua orang yang hadir langsung panik dan wajah mereka berubah pucat ketakutan seperti melihat hantu.
9.674.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang badan l-men
Read
+Library
Menjadi Super Kaya Bersama Sistem Yang Gila

Menjadi Super Kaya Bersama Sistem Yang Gila

Karenanya, dia harus tampil cemerlang! {STATUS} Nama: Lein System Umur: 21 Tahun Ras: Manusia Kekuatan: 78 (+) Kelincahan: 36 (+) Daya Hidup: 31 (+) Kecerdasan: 48 (+) Daya Ingat: 18 (+) Wibawa: 34 (+) Pesona 25 (+) Poin: 15 Saldo: 29.719.868.000,00 dollar.
9176.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.3K Beses bilang badan l-men
Ipakita ang mga Review (44)
Read
+Library
BOSSSESamaaaaa
Saya minta maaf kepada teman-teman karena sudah lama tidak mengunggah bab baru. Ini dikarenakan saya sedang mengerjakan novel lain. Tapi tenang teman-teman, novel ini tetap saya lanjutkan. Saya tidak akan meninggalkan novel ini begitu saja
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Basahin ang Lahat ng Review
Dear Mantan

Dear Mantan

Sementara di depan lift, beberapa karyawan melongo melihat adegan itu. Termasuk Bian, ia mengembuskan napasnya dengan kasar. "Bakal jadi skandal besar ini, siap-siap negara Api menyerang," gumam Bian, geleng-geleng kepala.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang badan l-men
Read
+Library
Mantan Menyebalkan!

Mantan Menyebalkan!

"Maaf, aku tidak memberitahu terlebih dahulu tentang kedatanganku. Ada hal yang ingin aku sampaikan." Anderson, pria paruh baya yang kini menatap Lyman dengan perhatian penuh, menegakkan tubuhnya sedikit di kursinya. "Duduklah," titahnya. Ia tahu jika Lyman datang adalah karena sesuatu yang penting dan hampir selalu berkaitan dengan bisnis.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang badan l-men
Read
+Library
MANT(en)AN

MANT(en)AN

“Oke. Gue ganti baju dulu, deh. Lo tunggu di dalem atau—“ “Gue tunggu di mobil aja,” potongnya dengan lugas. Risna kemudian masuk ke dalam mobil merah mudanya yang terparkir di depan gerbang kost. -II- Kawasan pantai Senggigi dipenuhi orang-orang yang ingin menikmati kedai rasa restoran. Di tepi-tepi jalan penuh dengan berbagai pedagang, mulai dari pedagang sate hingga pedagang jus atau es kelapa muda segar yang mana lokasi ini sangat strategis untuk menyaksikan indahnya lautan malam. Jangan salah menilai. Tidak hanya dari kalangan ekonomi kelas bawah, tetapi jalan raya Senggigi juga padat oleh kalangan ekonomi kelas menengah dan kelas menengah atas. Dan di sinilah aku bersama Risna. Menikma
103.2K viewsOn holdIdinagdag sa Library 93 Beses bilang badan l-men
Read
+Library
BENALU

BENALU

Kebangetan (Pov Izzah) [Bik, ambil di laci nakas tidurku, ada botol kaca kecil. Bawa keluar dan kunci kembali kamarku. Itu botol isinya obat pencahar, teteskan di makan siang mereka, Bik. Jangan banyak-banyak. Mengerti?] Sebuah chatku kirimkan pada Bik Karmi, saat itu juga sebelum dia memasak untuk Ibu Mertuaku itu. Seperti biasa, dia selalu responsible pada setiap chatku.
30.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 648 Beses bilang badan l-men
Read
+Library
Kerayon patah

Kerayon patah

tambah lia menimpai Apa sih kalian, udah udah kerja nanti diomelin bu levinia loh udah masuk jam kerja nih "" melani berusaha mengalihkan pembicaraan dan mendekatkan leptopnya dan mulai pura pura sibuk Tuh kan mulai deh melani salah tingkah " dyon terus meledek,melani tetep terus pada leptopnya Lalu levinia keluar dari ruangannya, dengan wajah tegasnya dia berkata
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 157 Beses bilang badan l-men
Read
+Library
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

Hampir saja aku berlari dan menghambur memeluknya jika tak mendengar suara pria dari arah belakang. Sayang? Semakin Karin dekat, semakin terlihat jelas kalau ia bukan sedang memberikan senyum itu kepadaku. "Mas." Ia tersenyum. Senyum yang begitu kurindukan. Sayang, ia malah memberikan senyum itu pada pria dengan kemeja polos biru dan celana panjang hitam. Lengan panjangnya ia gulung hingga siku. Terlihat sekali ia bukan pria biasa kalau dinilai dari penampilannya.
9.8240.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.8K Beses bilang badan l-men
Ipakita ang mga Review (32)
Read
+Library
Mini Adae Jangkang
Terlalu lembek dan tidak tegas jadi seorang lelaki, masa dari hal kecil selalu di atur oleh mama nya dan tidak ada keadilan dan ketegasan jadi suami untuk kedua istrinya, pantas lah penyesalan untuk mu Malik
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status