Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Apple of My Eye

Apple of My Eye

Cap pelakor itu jelek banget lho sumpah! Namun, sejauh aku nggak tahu statusnya apa, sah-sah aja kali yes? Secara, dia ganteng amat bok! Badannya ituloh, peluk-able banget. Tinggi, kekar, dan tampak hangat. Perpaduan antara Oppa Lee Min Ho dan Mas Channing Tatum. Tinggi dan sedikit berkotak-kotak gitu kayak coklat blok. Kok tahu? Iyalah, gegara siluetnya malam itu. Ih malu ah kalau ingat. Itu auratnya kok dipamerin ke cewek koplak berfantasi liar sepertiku sih? “Mbak Lana, bibik boleh nanyak nggak?” tanya Bik Yuyun dalam bahasa medoknya. Aku menoleh dan mengangguk.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Terutama Bastian yang sangat menyita perhatian mata lawan jenis. "Halo semuanya, saya Bastian Zilong, pendiri Zilong E-First. Izinkan saya dan tim saya menyampaikan sesuatu ke kalian." Setelah mengucapkan kalimat sapaan, Bastian menyuruh timnya untuk bicara mengenai maksud kedatangan mereka ke kampus. Dengan cermat, semua orang di kantin segera menyimak kata demi kata yang disampaikan tim Bastian. Banyak dari mereka terlihat sangat tertarik dengan apa yang ditawarkan perusahaan Bastian.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
PESONA LELAKI PLUS-PLUS

PESONA LELAKI PLUS-PLUS

"Tidak. Tidak bisa langsung percaya. Terlalu kebetulan. Kita baru diusir. Langsung ada orang datang bawa rahasia." "Tapi kenapa harus bohong," kata Franz. "Karena orang bisa bohong untuk dapat simpati," jawab Macho. "Bisa juga karena dia kenal Lisa. Bisa juga karena dia mau uang." Mereka diam. Malam itu Macho tidak tidur. Ia menatap kertas itu. Jalan Sunggal Nomor tiga puluh. Nama Laura Astuti. Fatimah. Malik. Pagi harinya Macho duduk di depan. Matanya merah.
10870 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

Malam harinya Di sisi lain, terlihat seorang perempuan cantik duduk di depan cermin yang berada di dalam kamarnya. Perempuan itu adalah Melody Delinda Robetson! Wajah Melody terlihat murung karena hari ini kedua orang tuanya akan melakukan pertemuan dengan keluarga laki-laki yang akan dijodohkan dengannya.
933 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

tanya Celine dengan alis yang terangkat. “Tentu. Apa lagi, emangnya?” “Apa dia melihatmu?” “Iya,” pria itu tersenyum tipis, sedikit menyeringai. “Dia melihat saya dengan mata yang hampir keluar dari kepalanya.” Celine tertawa kecil, tangannya mengetuk pelan lengan pria itu. “Wah! Pesonamu nggak main-main, sayang.” Pria itu—Andreas Liu—mengalihkan pandangannya ke depan, menatap jalanan kota yang penuh lampu berkilauan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
Gadis Pemuas Tuan Mahen

Gadis Pemuas Tuan Mahen

Dan nomor asistennya yaitu Bas. Malam semakin larut namun Arleta masih asik dengan ponsel barunya. Saat ini gadis sedang menonton drama korea kesukaannya, Arleta tertawa sendiri ketika ada adegan yang lucu, namun dia juga bisa menangis di detik kemudian ketika ada adegan melow. Samar-samar Mahen mendengar mendengar suara cekikian seorang wanita.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
MENIKAHI PRIA BURUK RUPA

MENIKAHI PRIA BURUK RUPA

Ditambah lagi celemek yang selalu melekat di tubuhnya karena ia harus berkutat dengan yang namanya minyak dan penggorengan. Sore ini aku ingin menemui Endah untuk minta uang. Kalau bukan karena uang mana mau aku bertegur sapa dengannya. Warung sudah sepi, hanya terdengar dua orang yang sedang bercakap-cakap. Kulihat di luar warung ada motor jelek dan aku tahu siapa pemiliknya, sudah pasti lelaki buruk rupa yang entah siapa namanya, tetapi yang jelas la sering datang ke warung si Endah ini.
1055.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

"Nif, yuk ...." Hanif menyimpan ponsel, "Di, ini bukan yang pertama. Aku capek banget nyalamin orang sebanyak itu. Besok, ya. Kita kan mau ke Labuan Bajo, di sana bisa tenang dan bebas. Kalo udah capek gini, aku takut mainku bentar, nanti kamu kecewa." Lelaki yang sudah berstatus sebagai suami itu mengecup kening Adia sebelum melangkah ke kamar mandi. Adia mengedikkan bahu dan tertidur terlebih dahulu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
Lelaki Pengganti

Lelaki Pengganti

Tanyaku sembari menunjukkan botol minum yang aku pegang. Ia tampak memperhatikan botol minum itu, tak lama kemudian ia memperhatikan wajahku. “Ya ampun, Kamu toh nak,,,, maaf ya ibuk sedikit lupa dan juga mata ibuk sekarang sudah rabun. Jadi tidak bisa melihat dengan jelas.” Terangnya sambil tersenyum bahagia. Aku mengangguk dan tersenyum. “Iya tidak apa-apa, Buk.”
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

“Apa dia gila? Atau hanya sombong?” Sementara itu, jauh di sisi timur pelataran, suara langkah berat menggema. Sosok bertubuh tinggi dengan pakaian biru tua ciri khas murid luar senior muncul dengan langkah tenang. Rambut hitam panjangnya diikat ke belakang, dan sepasang matanya menyipit penuh sinisme. Lin Wen. Murid luar peringkat satu. Kultivasinya Taraf Dua Tingkat Menengah, dan hampir menerobos ke puncak. Ia menghentikan langkah tepat di seberang Xu Ming, menatap lawannya dari kepala hingga kaki.
1015.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai badan l-men
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status