Suamiku Simpanan Tante-tante
Anggrek Bulanaku mau tidur dulusedikit keluh malam inisuami malas bekerjaselamat pagi suamiku
“Santai, dong! Aku cuma nyebut nama dia aja, nggak ngapa-ngapain suamimu, Mega.”
Aku menarik nafas dalam-dalam. “Tante, aku nggak tahu alasan Tante mau ngobrol denganku. Tapi, setiap orang pasti punya sisi sensitif dalam obrolan dan Tante juga tahu apa yang buat aku merasa sensitif berserta alasannya. Kalau mau obrolan kita nyaman, tolong hargai batas lawan bicara Tante. Ini kesannya kayak aku yang lagi diejek, lho.”
Dia menganggukkan kepala, melipat bibir ke dalam, seperti anak kecil yang habis dimarahi ibunya. Gemas? Jangan harap. Aku rasanya mau muntah!