Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Pembalasan untuk Mantan

Pembalasan untuk Mantan

"Halo … Nona. Kamu baik-baik saja?" "Hah? Iya … baik-baik, Oppa." Si pria menautkan alisnya. "Eermm … Nona?" Dia menjentikkan jarinya lagi. "Maaf, kamu udah bisa bagun?” "Haah. Ma–maaf." Dianara segera menegakkan badannya kembali, terlihat salah tingkah.
101.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 37 veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

ujar Li Bai bertanya seraya mengangkat tubuh Xie yang kecil. "Jangan sembarangan mengangkat aku. Aku ini sudah gadis remaja tahu!" pekik Xie kesal, lantas menendang Li Bai tanpa ragu, namun tendangannya berhasil dihentikan dengan mudah secara ia menangkapnya dengan tangan sendiri.
4.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 112 veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
Happiness Marrie

Happiness Marrie

Entah ada apa dalam otaknya sehingga bereaksi begitu cepat menanggapi setiap perkataan gadis itu. Wajah Xia Lien kembali mendongak menatap Gu Xi lalu berkata kesal. "Aku kelaparan, tapi kamu baru kembali. Untung ada dia yang menolongku," "Ah iya, Lien'er. Tadi aku mengalami sedikit masalah, tapi beruntung ada Tuan Chu di sana. Jadi, mereka tak mempermasalahkannya lagi." jelas Gu Xi sambil cengengesan.
101.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 63 veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
Kebangkitan Sang Pewaris Tunggal

Kebangkitan Sang Pewaris Tunggal

"Sekarang, Xie Lie. Apa kau masih ingin melanjutkan pertarungan ini?" Tetua Xie mendecih, menyadari bahwa situasi telah berbalik. Ia melirik ke arah anak buahnya yang mulai terdesak oleh pasukan Klein. "Kau mungkin menang kali ini, Cornelius. Tapi ingat, keluarga Xie tidak akan melupakan ini. Kami akan membalas dendam, cepat atau lambat!" Dengan gerakan cepat, Tetua Xie melemparkan bom asap ke lantai. Dalam sekejap, gudang dipenuhi asap tebal.
1037.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.3K veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
Pembalasan Sang Dewa Iblis Asura

Pembalasan Sang Dewa Iblis Asura

Yah, ketika bersama Yue’er, ia sejenak bisa melupakan beban di punggungnya, terutama tentang balas dendamnya pada Kekaisaran Jin. “Terima kasih Yue’er, kau bisa selalu menghibur ku.” Xiang Fan begitu tulus untuk berterima kasih. “Benarkah? Aku senang mendengarnya. Kalau begitu apa yang akan aku dapatkan selain terima kasih?” Yue’er meminta sesuatu yang lebih dari sekedar terima kasih. “Kau akan mendapatkan permintaan atas kemenangan ku agar kau tidak meminta apa pun lagi kedepannya.”
9.122.9K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 664 veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
RAHASIA KITAB RAJA IBLIS

RAHASIA KITAB RAJA IBLIS

Xie Xie kemudian membantu Liu Heng masuk ke dalam. Jue Die berterima kasih karena Xie Xie telah membantu Liu Heng. Setelah itu Xie Xie pamit untuk kembali ke tempatnya lagi. Dia ingin melanjutkan latihannya. Dia ingin cepat menjadi kuat karena kalau dia kuat. Dia bisa melindungi Liu Heng dari semua orang yang akan mengganggunya. Jue Die berterima kasih sekali lagi. ***
9.594.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.6K veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

balas Xue Er memuji Bai Lu. “Terima kasih, Xue Er,” Bai Lu berucap diiringi senyum ramah. “Halo, Nona Qian.” Giliran Xian Hua menyambut Xue Er singkat saja. Gadis itu membuat senyumnya lebih lebar lagi namun terkesan dingin.
9.955.8K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.0K veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
Pembalasan Istri Tersakiti

Pembalasan Istri Tersakiti

“Bagaimana jika tidak ada yang menawar lebih tinggi?” “Tidak masalah, saya akan menyimpannya, dan Anda tidak perlu membelinya.” “Tidak, Saya akan tetap membelinya jika tidak ada yang menawarnya lebih tinggi. Anggap saja sebagai balasan karena Anda memberikan undangan ini,” ucap Agni. "Sepertinya kita bisa menjadi teman, bagaimana jika mulai dari hal kecil, mari jangan berbicara terlalu formal!" pinta Xena.
1061.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.8K veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
Pembalasan Wanita Terhina

Pembalasan Wanita Terhina

Nirmala menawarkan tumpangan saat Raihan hendak melangkah keluar. "Alhamdulillah, terima-kasih Nirmala," ujar Raihan senang seraya tersenyum tipis. Nirmala tersenyum dan mengangguk. Senyum seindah purnama itu mampu membuat hati Raihan hangat. Sepanjang perjalanan pulang, Raihan tidak mampu membuang bayangan Nirmala dari ingatan. "Perasaan apa ini, ya Allah, astaghfirullah." Raihan menggeleng kuat, hingga ponselnya berdering, nomor asing memanggil, penasaran Raihan mencoba menjawab panggilan telepon tersebut.
520.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 507 veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
Balasan untuk Suami Hidung Belang

Balasan untuk Suami Hidung Belang

“Mbak sudah coba cara medis dan non medis?” “Sudah Mbok, tapi tidak ada perubahan.” “Kalau ruqyah, Mbak?” * Terima kasih sudah membaca sampai bab ini, jangan lupa share cerita ini, dan komen di i*******m hangga_rezka di postingan balasan untuk suami hidung belang. Komen ‘sudah, dan tanggapan tentang cerita ini'. Akan ada hadiah pulsa 10ribu, setiap saya gajian di GN. Hitung-hitung bagi rezeki.
1011.5K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 299 veces como balasan xie xie
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1234567
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status