Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Malu, wajahnya langsung terlihat panas, tangannya gelisah di sisi tubuhnya. “Sialan, jangan panik, aku baru saja mengganti bajumu! Kamu seharusnya pingsan pada malam pernikahan kita jika kamu tidak suka membayangkan aku menyentuhmu! " Bahunya bergetar; pikirannya kacau balau. Sangat marah, Riftan mengucapkan kata-kata ini, "Seorang wanita bangsawan yang rusak frustrasi, bahkan kehilangan akal sehatnya, oleh hal-hal sepele seperti ini!"
104.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as band rem
Read
+Library
Sadena

Sadena

"SETUJU!!" "Dena?" Selin meminta jawaban Sadena. "Setuju aja." "Oke. Mulai hari ini, kelompok satu punya nama yaitu 'Dandelion'. Apa namanya?!" "DANDELION!" jawab mereka serempak, kecuali Sadena yang terlihat malas sekali. Selin bertepuk tangan kecil. Ia tersenyum lebar. Senyum yang selalu memunculkan degup kecil di dada Sadena.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as band rem
Read
+Library
Reuni

Reuni

Seolah terhipnotis oleh suasana, Asti pun membenamkan kepalanya ke dada dimas mereka menikmati semilir angin sore yang berhembus yang masuk diantara kaca jendela mobil yang terbuka itu. Merekapun larut dalam suasana hingga akhirnya kejadian itu pun kembali terulang, secara tidak sadar Asti telah melanggar sumpahnya yang ia ucapkan terhadap suaminya. Tanda noda berwarna merah terukir di leher kedua sejoli itu. Asti merapihkan rambut ikalnya yang berantakan menyisirnya menggunakan jepit rambut berwarna coklat miliknya. Perjalanan yang penuh kenangan mengesankan mereka kali ini berakhir, masing-masing mereka kembali ke pasangannya. Asti kembali ke Semarang, dan Dimas kembali ke Mahira istrinya
2.9K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as band rem
Read
+Library
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

*** "Juna!" Diva duduk dengan cepat. Napasnya memburu, dadanya naik turun dengan cepat, keringat membasahi pelipis dan tengkuknya. Diva mengusap wajah kasar beberapa kali menggunakan tangan kiri, tangan kanan menekan dadanya yang berdegup kencang. Dia kembali bermimpi, kali ini mimpi yang berbeda. Pria itu masih terlihat samar, tapi suaranya semakin jelas terdengar. Dia selalu memanggil 'Be', panggilan yang sama di setiap mimpinya. Satu lagi, dia kembali menyebutkan nama itu, nama tak dikenal dari seorang pria. Juna, Arjuna. Entahlah. Namun, nama itu terasa tak asing di telinganya. Dia yakin pernah akrab dengan pemilik nama itu. Juna.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as band rem
Read
+Library
Fantarna

Fantarna

Untung saja ia memakai bandana ungu dan baju itu ada tudungnya, jadi rambut dan telinganya tidak terlihat. Oh, jika kau salah satu Warnaris kau akan memiliki telinga yang ujungnya runcing. Ujung telinganya berwarna sesuai warna pulaumu dan ada beberapa kerlap-kerlip. Ia juga memakai sarung tangan untuk kukunya yang berbeda, karena mereka berkuku yang ujungnya agak runcing dan warnanya pekat berkerlip seperti memakai cat kuku. Meskipun agak aneh Danil tetap saja berjalan.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as band rem
Read
+Library
REUNI

REUNI

astaga kenapa dengan lengannya? "Tau begini, nggak gue izinin Danar bawa lo pergi," ucapku begitu sampai di depan kedua lelaki itu. Luka Danar lebih parah dibanding Giko. Sudut bibir dan pelipisnya agak bengkak. Lengan sebelah kanannya bahkan terbungkus perban dari ujung tangan hingga siku. "Jangan mengomel, Beb. Kita itu lagi sakit," protes Giko.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 555 Times as band rem
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
Born Again

Born Again

gumamnya pahit. *** “Woi, kalau nyetir yang bener dong!” Rhea Raviza Askara tersenyum miring. Gadis itu melirik dari spion tengah kerumunan kecil orang yang telah dia tabrak. Sebenarnya dia tidak benar-benar menabrak mereka. Dia hanya menyerempet sebagian saja dari mereka.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as band rem
Read
+Library
DERREL

DERREL

Derrel mengeluarkan smirknya. "Siap menerima kekalahan lo Derrel." Ivanka berbalik. "CRAVIT" Teriak Ivanka kepada anggotanya. "WE ARE PATRIOT CRAVIT" Anak-anak Cravit berteriak dengan lantang. "semboyan kita apa?" Teriak Derrel dengan suara tegas dan lantang "KAMI MALAIKAT! MALAIKAT KEMATIAN JIKA KAMI DI USIK." Jawab anak-anak Petrios dengan suara lantang membuat anak Cravit sedikit takut.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as band rem
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Nala merogoh buku dari dalam tasnya. "Idih, jangan buru-buru dong," Padma merajuk lagi. "Aku ada kejutan nih buat kalian!" Dia meraih sebuah kotak seukuran bantal bayi yang terbungkus oleh plastik hitam. Dengan antusias dan tergesa-gesa, Padma merobek-robek bungkusnya. Isinya sungguh di luar perkiraan Nala: satu set lightstick dan miniatur personel grup penyanyi laki-laki dari negeri gingseng.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as band rem
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status