Lingerieku Dipakai Pembantuku
Sedangkan Rinta terlihat merapikan rambutnya dengan ikat tali, lalu ia mendekatiku dan hendak pamit, karena tugasnya telah selesai.
"Saya pulang, Bu," ucapnya sambil menundukkan wajahnya. Semenjak pertanyaan yang tadi kulontarkan, ia tak berani lagi menatapku.
"Bawa lingerie yang pernah kamu pakai," suruhku sambil menyendok nasi. Mataku tak menoleh ke arahnya sama sekali. Ia melangkahkan kakinya ke arah kamarku, lalu kembali lagi menemuiku.