Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinderella and Her Boots

Cinderella and Her Boots

Mengamati sebentar sebelum memutuskan untuk masuk. 'Kling' Lonceng yang ada di dekat pintu berbunyi ketika aku membuka pintu. Seorang wanita penjaga toko yang duduk di balik meja kasir menatapku sejenak, sambil tersenyum ramah dia mengucapkan selamat datang. Aku tersenyum kikuk, menyelipkan anak rambut yang mencuat keluar dari cepolan asal rambutku ke belakang telinga, aku melangkah menuju rak-rak yang khusus memajang sepatu jenis boots. Sebenarnya aku membawa sebelah sepatu bootsku, aku bisa saja menanyakan pada penjaga toko itu apa ada sepatu boots seperti ini. Tapi aku lebih memilih mencari sendiri, sekalian melihat-lihat, pikirku.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang barbie and the pink shoes
Read
+Library
Audacity

Audacity

Langkah pun melambat. Aku merasa menginjak sesuatu yang kenyal dan sedikit hangat. Semoga pisang semoga pisang. Ternyata bukan, tapi tai anjing. "Maaf, semua salahku." Wow, lihat barbie ini. Berkulit gelap, rambut sedikit ikal, berbikini minim, ramping. Ok, dia bakal masuk kamarku malam ini. "Josh!" Dia menghardik bocah kecil yang bermain pasir bersama anjing golden gate besar berbulu warna kuning cerah.
9.714.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 366 Beses bilang barbie and the pink shoes
Read
+Library
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Nanti si Jo makin besar kepala pula. Kami berdua lalu tiba di bagian counter sepatu. Jo menarik tanganku dan membawa ke deretan sepatu wanita. Dia langsung menyambar sebuah sneaker putih dengan sol tinggi bermodel gerigi. Sneakers tersebut memiliki tali warna pink yang manis dan terkesan imut. “Bagus untukmu. Cobain, deh.”
1065.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.6K Beses bilang barbie and the pink shoes
Read
+Library
Perjalanan 30 Hari Mencintaimu

Perjalanan 30 Hari Mencintaimu

Sementara, Yasmine mengedarkan pandangannya ke deretan boneka barbie yang terpajang dengan kotak warna pinknya. Ia pun mencari barbie keluaran terbaru yang menjadi incarannya. "Ah, itu dia!" Yasmine tersenyum saat melihat boneka barbie yang dibungkus kotak pink itu berada di tangan anak kecil berhijab. Rupanya boneka yang ia incar tersisa satu saja. "Halo, adik manis. Berikan pada tante. Itu mainan punya tante." Mata bulat anak perempuan berhijab hijau ini langsung melotot. Bibirnya maju seakan memberikan tanda perlawanan.
1018.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 513 Beses bilang barbie and the pink shoes
Read
+Library
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Barbie tidak bisa menggerakkan seluruh tubuh, dia hanya bisa memutar bola mata dan ketakutan besar menyelimuti dirinya. Barbie tidak tahu apakah semua ini hanyalah halusinasi atau memang ada orang lain di dalam ruangan itu. Bibirnya bergetar, dia hanya bisa terus mengulang pertanyaannya, "Siapa di sana?" "Sudah tidak mengenaliku?" jawab sosok misterius itu sambil berjalan mendekati Barbie. Sembari mendengar langkah kaki yang mendekat, jantung Barbie berdebar semakin kencang.
9.34.9M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 182.3K Beses bilang barbie and the pink shoes
Ipakita ang mga Review (1893)
Read
+Library
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Basahin ang Lahat ng Review
The Return of Friendship Shoes

The Return of Friendship Shoes

Dia jadi teringat dengan perkenalan Alan dengan teman semasa kecilnya dulu. Seorang anak perempuan dengan kepangan rambut di kedua sisi itu berlari, berusaha membuat jarak sejauh mungkin dengan sang ayah yang sedang mengejarnya di belakang. Mereka asik tertawa, sampai tidak sadar bahwa anak perempuan itu menabrak seseorang laki laki seumurannya yang sedang berdiri membawa selembar kertas berwarna.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 58 Beses bilang barbie and the pink shoes
Read
+Library
Red Shoes Murderer

Red Shoes Murderer

Kent memilih duduk di salah satu kursi, memesan sebotol coke dingin, sambil mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Tidak lama kemudian, seorang gadis dengan gaya retro datang mendekat. Ujung-ujung rambutnya dicat pirang, dengan riasan wajah semi gothic. Namun, satu yang terlihat kontras dengan riasannya. Mata yang diberi bayangan gelap itu tampak sembab. Kent menduga gadis itu sudah melihat berita, lalu menangis sepanjang hari.
107.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 201 Beses bilang barbie and the pink shoes
Read
+Library
Terpaksa Menikah Dengan Duda Anak Dua

Terpaksa Menikah Dengan Duda Anak Dua

tanya Centini. "Lagi nonton Spongebob" sahut Pinka. "Ummm ini Tante bawain buah-buahan dan boneka untuk Pinka dan Pinky! Coba lihat boneka beruangnya, ada warna coklat dan merah muda loh" ujar Centini. “Wah... Boneka ini untuk aku?” tanya Pinka dengan sumringah, ia memilih boneka beruang dengan warna coklat.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 108 Beses bilang barbie and the pink shoes
Read
+Library
TEROR BUNGA TASBIH HITAM

TEROR BUNGA TASBIH HITAM

Berbagai pernak-pernik berhubungan dengan anak perempuan Evan beli. Mulai dari tas lucu warna pink dengan gambar tokoh animasi Barbie dan Rapunzel, gaun berwarna pink, baju-baju anak yang trendi juga sepatu serta mainan. Setelah membayar dengan black card-nya, arsitek muda itu keluar dari toko dengan membawa dua buah kantong berukuran besar. Dengan perasaan heran Pak Sopir membantunya meletakkan semua belanjaan Evan di jok belakang. "Siapa yang ulang tahun, Mas? Apa mau ke panti asuhan lagi?"
1010.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 417 Beses bilang barbie and the pink shoes
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status