Susahnya Jadi Mas Joko
Aku menerima hasil pertama dari jerih keringatku ini dengan rasa syukur yang tak terbilang.
Dengan besaran gaji yang masih satu strip di bawah garis upah minimum regional ini, aku bisa menghidupi diriku sendiri di kota Bandar Baru. Aku bisa menyewa sebuah kamar kos, bisa makan dengan teratur, bisa naik angkutan kota setiap pergi atau pulang bekerja, dan tak perlu lagi menumpang mobil angkutan sapi. Mungkin nanti aku bisa menyisihkan sedikit gajiku untuk kutabung, dengan catatan aku tidak boleh boros dalam pengeluaran uang, tidak usah nonton bioskop, tidak usah banyak jalan-jalan, dan tidak usah pacaran.
Hot Chapters