Diuber Janda
Perutnya yang lapar, jadi semakin meronta minta diisi, karena terlalu bersemangat.
Tanpa basa-basi, Jihan mulai menikmati basonya yang sangat enak. Begitu juga dengan Amin. Satu per satu masuk ke dalam mulutnya, hingga lidah rasa terbakar, namun ia tahan. Kuah bakso yang super pedas menurutnya. Hanya karena Jihanlah ia mencoba menahan kuat rasa pedas, hingga bercucuran air mata. Bahkan ia sudah menambah dua gelas teh hangat, agar rasa terbakar lidah dan perutnya sedikit berkurang.
Hot Chapters