Titimangsa Parasu
“Ma-af-kan a-ku Di-mas, ma-af-kan se-mua ke-sa-la-han-ku, ma-af-kan a-ku yang te-lah me-ne-was-kan anak-mu. A-ku bu-kan ka-kak se-per-gu-ru-an yang ba-ik, a-ku bu-kan pen-de-kar, a-ku ma-nu-sia ter-ce-la. Ma-af-kan a-ku. To-long hen-ti-kan se-pak ter-jang gu-ru a-gar tak la-gi ba-nyak kor-ban….”
Dengan terbata-bata Begal Barat menyampaikan pesan pada Lintang Abang. Tak seberapa lama, tubuh Begal Barat membeku. Kaku. Matanya masih terbuka meski nyawanya telah sirna.
Lintang Abang lantas mengusap mata Begal Barat agar terpejam selamanya. Ia menggendong kakak seperguruannya itu mundur menjauh. Kutira datang untuk membantu membawa jasad Begal Barat mund
ur dari arena pertempuran.
Hot Chapters