Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Dalam permainan bayangan itu, matanya menatap ke atas, bersinar seperti bola kaca hitam, sangat memikat. Sejak kapan Senja berubah begitu? Bagaimana bisa gadis itu terlihat begitu gagah dan maskulin ketika memainkan pedang, tapi begitu feminin seperti pelacur murahan dalam cuplikan filmnya? Itu membuat Kania bertanya-tanya, apakah keputusannya untuk memperkenalkan Senja pada kru kecil itu adalah keputusan yang tepat. Namun, sebelum dia meragukan lagi, dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa semuanya akan berjalan sesuai rencananya! Senja pasti akan segera menghilang dari dunia hiburan begitu film ini tayang untuk umum! Itu pasti! ~o0o~
3.0K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
WANITA SIMPANAN

WANITA SIMPANAN

Tanpa menunggu lama, Ray menyetujui untuk mendatangkan beberapa wanita. Tak berselang lama sebanyak lima wanita memasuki ruangan yang ditempati oleh Ray. Salah satu dari wanita itu adalah Nayla yang memakai nama Angel. Baju hitam tanpa lengan dan satu jengkal kebih di atas lutut. Rambut diurai bebas dengan lipstik merah merona. Tampilannya sungguh menantang. "Oke, gue pilih dia."
1044.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
Wanita Simpanan Suami Orang

Wanita Simpanan Suami Orang

tuduhnya. “Bukan begitu, aku hanya ingin Mbak sadar. Sudah, Mbak, ayo kita bayar saja belanjaanku hari ini!” ujar wanita berjilba syar’i tersebut. Senja menyunggingkan senyum sinisnya, ia tahu wanita itu tak ingin mendengar ocehan si mbaknya. Senja akan membantu. “Mari saya hitung, Mbak,” ucapnya. Tampak wanita tanpa jilbab menatapnya tak suka.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
Pembalasan Wanita Terhina

Pembalasan Wanita Terhina

ucap Bu Beti dengan suara pelan hampir seperti berbisik sambil sesekali menghisap rokok yang terselip di jari jemarinya. Wanita tua yang sudah berusia setengah abad itu berdiri di pinggir jalan sambil menunggu angkutan menuju rumah sakit Citra Medina untuk melihat anaknya, hatinya diserang rasa kekhawatiran yang mendalam, panas terik matahari tidak ia hiraukan, ia hanya ingin agar bisa segera bertemu anaknya.
520.3K viewsCompletedAdded to Library 467 Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
WANITA YANG MERINDUKAN SURGA

WANITA YANG MERINDUKAN SURGA

Pak Bagas memperlihatkan smart layar smartphone-nya kepadaku yang tidur meringkuk membelakanginya. Refleks aku melihat pada layar datar tersebut, di mana disana menampilkan sosok wanita berpakaian putih dengan rambut panjang terurai sedang terbang dengan muka yang hancur serta mengeluarkan tawa cekikikan. Tentu saja aku sangat kaget dan langsung membalikkan tubuhku dan memeluk Pak Bagas dengan erat. "Aku bilang juga apa, kamu itu kangen pelukanku dari tadi sore kamu terus saja memelukku."
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Wanita Yang Menundukkan Pandangannya

Sesampainya di depan, Salwa melihat seorang wanita yang mengenakan jilbab, sedang duduk di ruang tunggu, sambil melihat-lihat katalog yang lain. "Assalamualaikum, Mbak!" sapa Salwa menghampiri wanita tersebut. "Waalaikumsalam!" Wanita itu mendongak untuk melihat siapakah yang mengucapkan salam padanya. "Adakah yang bisa Salwa bantu, Mbak?" tanya Salwa sopan. " ini Mbak Salwa pemilik butik ini ya?" tanya wanita tersebut. "Iya, Mbak! Oh iya, dan ini rekanku dalam mengelola butik ini. Jadi, apa yang bisa kami bantu?"
107.0K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
Bayangan Hati

Bayangan Hati

Angin bertiup ringan, menyapu permukaan danau kecil itu dan membawa serta aroma air yang menenangkan. Di salah satu sisi danau, di bawah rindangnya pohon maple, Robin Van Robert (58) tengah duduk santai di kursi lipat, berdampingan dengan Joseph Dimitri (86), sahabat lama mendiang ayahnya yang telah tiada. Di hadapan mereka, dua batang pancing berdiri tegak, ujung senarnya tenggelam dalam air yang tenang.
534 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

tanya Lani dengan suara lembut. Senja menoleh dan tersenyum kecil. “Masuk aja, Mbak.” Lani masuk dan duduk di sebelahnya. “Kamu belum tidur, Senja? Sudah malam.” “Aku belum ngantuk,” jawab Senja, masih memegang bingkai foto yang ia tatap sejak tadi. Lani melirik foto itu. Foto Madan. Ada rasa nyeri yang kembali menghantam dadanya. “Kenapa kamu lihat foto itu?”
1045.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
Tahta Kehormatan untuk Istri Setia

Tahta Kehormatan untuk Istri Setia

panggil Senja dengan suara serak. Sisca dan Ranti menoleh serentak. Keterkejutan di wajah mereka dengan cepat berganti menjadi tatapan jijik, terutama saat melihat Bumi berdiri tenang di belakang Senja. "Mau apa kamu ke mari?!" sentak Sisca, mengunci koper perhiasannya dengan kasar. "Belum puas kamu melihat keluarga ini hancur?!"
199 viewsOngoingAdded to Library 4 Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

sahut Johan dengan tegas. Wanita dengan banyak kerutan di wajah itu, tampak mengernyitkan keningnya. "Untuk apa kalian mencari Senja? Senja tidak ada di sini. Dia sudah menikah!" Si wanita menjawab dengan ketus. Johan dan Deva terdiam mendengar ucapan si wanita tua. "Ini artinya, Senja dan kedua anaknya tidak ada di sini. Raut wajah wanita ini menunjukkan kebencian yang teramat dalam pada Senja." Johan bicara dalam hati.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 435 Times as bayangan wanita senja
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status