Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

"Sampai mau datang segala?" Senja mengangkat bahu. "Menang atau tidak, tetap harus datang. Siapa tahu fotoku dipajang di balai kota." "Baiklah. Aku temani," jawab Ardan. Meski terdengar meremehkan, sebenarnya ia tahu betul kemampuan Senja dalam fotografi. Gadis itu selalu mampu menangkap momen sederhana menjadi sesuatu yang indah dan bermakna.
1013.4K viewsOngoingAdded to Library 481 Times as potret senja
Read
+Library
Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Berdekatan dengan pria seperti Tria tidak bisa tidak membuat nyaman dan berdebar, dikarenakan aroma harum yang seolah melekat khas. "Kok diem, Nja? Ada yang gak sreg dari fotonya?" "Ah iya ... Eh, maksudnya gak. Udah kok ... Udah pas semua ..." jawab Senja tergeragap, begitu tersadar dari lamunan panjangnya tentang sosok yang notabene sedang berada disampingnya. "Yakin?" "I-iya ... Yakin ..." Pandangan Tria yang tadinya mengawasi Senja dengan begitu intens kini beralih lagi ke sang fotografer yang terlihat menunggu dengan sabar.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as potret senja
Read
+Library
Ranjang Panas Istri Kedua

Ranjang Panas Istri Kedua

"Ciri ciri fisiknya seperti apa Bos?" "Akan saya kirimkan fotonya sebentar lagi. Yang pasti rambutnya agak ikal dan panjangnya hanya sebahu. Dia sedang hamil besar, sekarang!" "Siap laksanakan Pak!" Johan menutup teleponnya. Tak lama kemudian, foto Senja masuk ke handphone miliknya. Johan bersama dengan ketiga anak buahnya mendatangi semua hotel yang ada.
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as potret senja
Read
+Library
Ambil Kembali Hatiku

Ambil Kembali Hatiku

Tepat ketika Erik hampir gila memikirkan hal-hal ini, dia melihat berita tentang pameran lukisan Sena yang dilaporkan oleh media asing. Ada foto Sena di berita. Sena mengenakan cheongsam biru muda, berdiri di samping lukisan pemandangan, tersenyum begitu damai dan anggun. Dalam sekejap, seluruh otot di tubuh Erik menegang. Dia menatap foto itu dengan saksama, dia bahkan tidak berani berkedip, seolah-olah takut Sena di dalam foto bakal menghilang begitu dia berkedip.
8.645.4K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as potret senja
Read
+Library
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

Hari-hari berlalu dengan kerinduannya pada sosok suaminya, Senja menatap bingkai foto Sagara yang nampak gagah dan berwibawa dengan jas hitam yang membalut tubuhnya. "Mas Saga, saya rindu!" gumam Senja. Tak ayal setelah itu ia akan menitikkan air matanya. Namun, ia akan segera menyudahi kesedihannya dan berusaha untuk kuat demi si kembar yang ada di perutnya. Hari itu, Senja merasakan perutnya sedikit keram, layaknya jika hari pertama ia mendapatkan tamu bulanan.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 228 Times as potret senja
Read
+Library
Terjerat Obsesi Bos Baruku

Terjerat Obsesi Bos Baruku

Tapi di foto ini ia jauh lebih tampan dengan senyum lebar diwajahnya. Aku memandangi gambar-gambar lain, senyum diwajahku tidak memudar ketika memandanginya satu persatu. Pikiranku kemudian secara naluriah kembali ke moment ketika foto-foto ini diambil. Ada satu foto solo Jarrel yang berhasil aku potret, ia terlihat sedang memegang gelas anggur di antara jari jemarinya yang panjang, bibirnya yang sempurna melengkung membentuk seringai menawan dan matanya berkilauan dibawah terik matahari, ketika angin kecil bermain-main menerbangkan rambutnya. Potret itu membuatnya semakin indah dipandang.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as potret senja
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Tak terpikir akan ada seseorang yang mengetahuinya, terlebih Mama. "Dia ... dia ... Mmm." "Putra, ada yang kamu sembunyikan, Nak?" "Ma, aku ... Sudahlah. Gak ada apa-apa, dia bukan siapa-siapa." Senja menangkis Sekuat mungkin suara hatinya. "Kalau bukan siapa-siapa, lalu kenapa masih kam simpan foto-foto ini? Pacar kam, kah? Atau mantan?" Bu Silvy memburu Senja dengan pertanyaan.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as potret senja
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

Meski dia juga merupakan psikiater yang bekerja di rumah sakit dia pasti mengalami saat-saat stres dalam hidupnya. “Dion!” teriak seorang wanita di balik pintu. “Iya. Ada apa bibi.” “Cepat kemari dan bantu membereskan dapur.” “Iya.” Rupanya orang itu adalah bibinya yang bernama Sena. Dia menderita OCD sehingga tidak tahan dengan sampah yang hanya sedikit. Dion kemudian beranjak dari sofa dan langsung menuju ke dapur. Di sana bibinya menyuruhnya untuk membersihkan semuanya dan tidak boleh ada satu pun debu yang menempel. Dengan suka rela Dion melakukan pekerjaannya itu. tidak lama kemudian, dia sudah membereskan semuanya dan sekarang terlihat sangat bersih. Memang sebelumnya juga sudah cukup
5.1K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as potret senja
Read
+Library
Pesona Janda Pewaris

Pesona Janda Pewaris

Shera semakin geram dan bahkan rasanya ingin mengajak berkelahi sepupunya itu karena telah dibutakan oleh cinta sosok model bernama Shila Moana yang gelagatnya mudah terbaca sang psikiater, hanya mengincar harta Reiner sedari awal perkenalan. "Aku malas berdebat di telepon. Lebih baik kau datang ke supermarket kawasan apartmen secepatnya. Aku dan Naura menunggumu di sini." Paggilan pun diputus sepihak oleh Shera seraya mengelus dada guna menetralkan emosi sebelum kembali menemui Anna dan Naura. Beberapa saat kemudian. Kedua tungkai Reiner gerakkan dengan tergesa sesaat setelah turun dari kendaraan sedan mewah nan elegan keluaran baru.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as potret senja
Read
+Library
Cinta Dalam Kilauan Senja

Cinta Dalam Kilauan Senja

lagi-lagi Arif menimpalnya "biasa aja kali, lagian sepengalaman saya mendaki gunung itu, timnya tidak boleh hanya berdua" jawab Dika agar mereka berpikir lebih dan mengajaknya. "Sok tau Luh kayak Dukun" kata Arif yang mukanya suda kesal. "emang iya kan, coba aja kesanah" jawab Dika dengan senyum tipis kepada Maya. Maya berpikir sejenak. Maya lalu memberanikan diri untuk menjelaskan. "emang benar yang kamu katakan Dika, Sebenarnya, kami mau mendaki Gunung Senja untuk mencari harta karun."
101.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as potret senja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status