Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Possessive Bad Guy

My Possessive Bad Guy

Falix hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah tunangannya itu lalu ia segera menuju ke lemari mengambil pakaian untuk Darla setelah itu ia menuju ke balkon untuk menikmati pagi yang begitu segar dan jauh dari dari hingar bingar serta polusi di kota. Ini baru saja menunjukkan pukul setengah empat pagi dan tentu saja Falix tak berbohong mengatakan jika yang lain sudah siap dan akan segera sarapan karena memang pukul empat nanti mereka akan pergi untuk melihat sunrise dan untung saja villa Falix cukup dekat dengan tempat mereka akan melihat sunrise. Sungguh tempat yang pas dan strategis bukan Villa milik Falix itu.
1016.4K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as before sunrise 2
Read
+Library
Unexpected Night

Unexpected Night

gumamnya seraya tersenyum. “Apa kau bermimpi buruk?” Arlene menggeleng. “Pukul berapa ini? Sejak kapan kalian terbangun?” “5, 25 menit yang lalu.” Hening cukup lama, Liam menoleh ke arah balkon kamar, pagi ini cukup dingin karena semalaman hujan rintik. Ia menurunkan pandangannya pada Arlene, gadis itu hanya diam melamun seakan mendapatkan tempat ternyaman untuk bangun dari tidurnya. Ini bagian dari Arlene yang sangat ia suka yaitu wajah bangun tidur, terlihat sangat alami tanpa riasan. Wajahnya putih, bibirnya merah muda alami dan terlihat agak tebal.
9.7121.5K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as before sunrise 2
Read
+Library
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

“Sayang! Bangun!” Sabda membuka gorden dengan gerakan cepat. Cahaya matahari yang telah menampakkan biasnya langsung menyapa hangat dan terlihat begitu indah. “Kamu sudah ngelewati sunrise pagi ini.” “Hmm.” Anggun menggumam. Merasa bias matahari mulai menyilaukan, ia menarik selimut hingga menutup kepala. “Sudah siang ini.” Sabda menghempas tubuh di samping Anggun.
10120.0K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as before sunrise 2
Show Reviews (51)
Read
+Library
App Putri Chinar
awalnya mau baca takut karna gambar sampulnya serem.ada ularnya.eehhh giliran baca rasanya candu banget,bikin penasaran,bikin deg2an. sukses selalu kak kanietha.salah satu othor kebanggaan ku sekarang ini...
Naniek
Awalnya cerita ini bagus.. tp lama2 kok spt diulur2 aja. Lbh baik segera diakhiri dan bikin cerita baru. Sebuah cerita ndak hrs panjang, Gak sampe 100 episode pun kalo ceritanya bagus, padat dan tdk bertele2 justru akan dikenang bahkan bisa dibaca berkali2 meskipun udh tamat.
Read All Reviews
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

Hari - 2 Saat pagi hari tiba, ini adalah giliranku dan Bagas untuk berjaga. Kami tak tahu apakah matahari sudah terbit atau belum, karena di sini tak ada jendela sama sekali, tapi jika kita melihat jam saat ini, yaitu 05:50, seharusnya saat ini matahari sudah terbit.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as before sunrise 2
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi namun, Irina belum juga bangun. Ia masih terbaring di tempat tidur dengan selimut menutupi setengah badannya. Tristan sudah sedari tadi membawakan sarapan untuk Irina, yang mungkin saja saat ini makanan itu sudah mulai menjadi dingin. “Kok belum di makan sih sarapannya? Apa kamu mau sesuatu yang lain?” tanya Tristan entah sudah ke berapa kalinya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as before sunrise 2
Read
+Library
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

Rembulan telah sepenuhnya pergi, digantikan semburat jingga di ufuk timur tanda kedatangan sang surya yang menyinari dunia. Barak pasukan zirah hitam tampak ramai dengan kegiatan penghuninya. Ada yang mandi, ada yang membuat sarapan, ada juga yang sudah memulai latihan. Entah itu latihan berkuda, memanah, bahkan bertarung.
928.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as before sunrise 2
Show Reviews (25)
Read
+Library
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Read All Reviews
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Trevor melirik jam di dinding lalu melirik dinding kaca di ruang tidurnya. Langit sudah terang. Pagi sudah tiba dan matahari mulai meninggi. Giorgio juga sudah datang dan berupada mengurangi efek bius pada triplet. Hanya saja, triplet masih belum tersadar.
10284.9K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as before sunrise 2
Read
+Library
menjelang waktu maghrib

menjelang waktu maghrib

ira berkata dengan suara gugup dan cemas, mbah uti mengamati sekeliling dan benar saja hari sudah mulai gelap cakrawala kekuningan muncul dari sebelah barat, mbah uti seketika menghentikan langkahnya dilihat nya sekeliling hanya ada dua rumah warga yang ada di belakang mereka yang sudah dilewati tadi dan satu rumah yang masih berada di depan sana,
101.0K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as before sunrise 2
Read
+Library
My Husband is A psychopath

My Husband is A psychopath

Matahari menyinari seorang wanita cantik yang mengenakan baju tidur bermotif penguin . Luna mengerjapkan matanya ketika silaunya matahari mengenai netra hazelnya . Luna bangkit dan melirik jam , sekarang sudah jam 8 pagi . Luna telat bangun , pasti teman – temannya sudah menunggu di tempat biasa . Ponsel yang tergeletak di nakas segera Luna raih dan membukanya ponselnya begitu banyak notif dan SMS dari teman – temannya .
8.77.2K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as before sunrise 2
Read
+Library
Ayah Anakku Suami Sahabatku

Ayah Anakku Suami Sahabatku

Pagi itu, Matahari baru saja menampakkan sinarnya di ufuk timur. Udara terasa sangat dingin, Luna membuka matanya dengan enggan, menarik selimut yang menutupi setengah tubuhnya, kemudian meraih ponsel yang tergeletak di atas meja samping tempat tidur. Matanya membelalak, waktu telah menunjukkan pukul enam pagi. Ia beranjak dan segera bersiap untuk pergi bekerja.
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 671 Times as before sunrise 2
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status