Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Secret Night

Secret Night

tanya Calvin memastikan. “Aku rasa tidak masalah,” jawab Kenny. “Selamat malam,” tandas Calvin memejamkan mata dengan tubuh berbaring tegang sambil melipat tangan dan meletakkannya di atas perut. “Selamat malam,” balas Kenny yang kemudian ikut memejamkan mata.
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as before midnight
Read
+Library
Midnight In Manhattan

Midnight In Manhattan

Nara hanya menggeleng, tersenyum sopan meski senyum itu makin lama makin getir. Tangannya sesekali menyentuh layar ponsel. Tak ada pesan masuk. Tak ada kabar. Jam dua belas malam, pemilik restoran mendekatinya. "Maaf, Nona. Kami akan tutup sebentar lagi." Nara tersenyum kikuk, lalu bangkit dari kursi. "Oh … iya, maaf sudah terlalu lama."
10597 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as before midnight
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

tanya Bagas saat mobil mereka berhenti di lampu merah pertama. Nina mengernyitkan keningnya. Melirik sekilas pada jam yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. Waktu masih menunjukan pukul Tujuh lewat Lima Belas menit, artinya masih terlalu cepat untuk kembali ke apartement. "Boleh," jawab Nina kemudian.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as before midnight
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

Tristan tidak mengetahui kalau hari itu akan menjadi hari paling buruk untuk kelangsungan hidup Irina. Tristan menghela napas, kemudian mengusap wajahnya perlahan dengan tangan kanannya, lantas ia melirik jam weker yang ada di atas nakas, jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam dan ia baru selesai menunaikan sholat witir sementara Irina sudah tertidur sejak adzan isya. Tristan mengambil sajadahnya kemudian meletakkannya di sebuah gantungan baju.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as before midnight
Read
+Library
Office Hour!

Office Hour!

Everything in Between - Andhin ft. Endah n Rhesa Dhito mengacak rambutnya sendiri. "Han, ini udah bulan keempat kita Loss. Lebih lama lagi dari ini, kita nggak akan bisa gaji karyawan. Buku-buku yang kita terbitin nggak ada yang best seller. Lo inget kapan ada terbitan kita yang best seller? 2 tahun yang lalu!"
2.6K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as before midnight
Read
+Library
Wait At 24

Wait At 24

Di depan kita terdapat sebuah benteng setinggi dada orang dewasa yang membatasi toko tersebut dengan sebuah tanah kosong. Sepuluh menit berlalu tanpa suara sama sekali yang keluar dari mulut kita. Aku menikmati rasa dingin yang cukup menusuk dan membuat jari-jari mengkerut. Semakin mendekati jam 12 malam, semakin berkurang pula pasangan yang berteduh bersamaan dengan hujan yang mereda.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 134 Times as before midnight
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

Dia melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 21:00. “Iya, tak biasanya ayahmu belum pulang jam segini. Mungkin ada halangan di kantor. Soalnya ayahmu kan memang orang penting di kantornya. Kamu sebaiknya tidur saja dulu, besok masuk sekolah lho,” ucap Yuni.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as before midnight
Read
+Library
Batas Waktu

Batas Waktu

Aqilla selalu menikmati moment kebersamaannya dengan Adit, ia selalu tak ingin moment ini berakhir, sebab hanya dengan embel-embel persahabatannya, Aqilla bisa terus bersama dengan orang yang ia sukai. --- Jam menunjukkan pukul dua belas malam. Alfa baru saja memasuki rumahnya yang mewah dua lantai dengan perpaduan warna gold dan putih. Sebagian lampu di dalam rumah sudah padam karena memang ini sudah larut malam. Rumah mewah itu sangat sunyi, hanya ada satu pembantunya yang membukakan pintu. Ia sudah terbiasa dengan suasana sunyi rumah ini. Jemari tangannya memainkan kunci motor, sesekali ia bersiul seraya berjalan menuju kamarnya yang berada di lantai dua. Kakinya hendak menaiki anak tangg
2.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as before midnight
Read
+Library
TimeLess

TimeLess

Robby menekan tambol masuk apartemen, dan melihat Jonatan duduk di sudut dengan segelas wine. "Hentikan kebiasaan minummu saat stres Jo." Ucap Robby yang jengkel melihat sikap kekanak-kanakan Jonatan. Jonatan tidak menggubris Robby sama sekali, dan masih memandang ke arah langit yang semakin gelap. Bintang-bintang bertaburan dan suasana begitu hening. Terang saja, waktu sudah menunjukkan pukul 00.00 dini hari. Robby mengambil wine di tangan Jonatan dan menguruhnya istirahat.
9.95.0K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as before midnight
Read
+Library
Tawa anak tengah malam

Tawa anak tengah malam

Pintunya kayu tua penuh debu dengan engsel yang sudah berkarat. Bima menelan ludah dengan paksa. “Oke, itu dia gudangnya. Terakhir kali aku nonton film horor, pintu yang kayak gitu biasanya jadi awal malapetaka.” Arman tidak menggubris, ia hanya membuka kunci rumah dan meletakkan barang-barang mereka dan mengambil senter untuk penerangan. “Kita harus masuk.” Bima mundur selangkah. “Kenapa harus sekarang? Besok pagi aja 'kan bisa? Matahari terang, ayam berkotek, setan pasti tidur siang.”
436 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as before midnight
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status