Asmaraloka
Ia tahu, ia telah berusaha keras untuk mengabaikan perasaan itu, namun ternyata, melupakan Ain bukanlah hal yang mudah.
"Kenapa ini begitu sulit?" Bella bergumam pada dirinya sendiri, suaranya hampir tidak terdengar. Ia menundukkan kepala, membiarkan rambutnya menutupi wajahnya sejenak, mencoba menenangkan dirinya. Tetapi setiap kali ia berusaha melupakan, perasaan itu hanya semakin kuat. Setiap sudut rumah ini mengingatkannya pada Ain. Setiap benda yang ada di sekitarnya, bahkan sekedar secangkir teh yang mereka nikmati bersama, membuat rasa sakit di hatinya semakin dalam.
Hot Chapters