Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Bayaran Sang CEO

Istri Bayaran Sang CEO

Dia melihat ke sekitar. "Singlebed? Kenapa hanya ada satu kasur?" tanya Aluna dengan polos. Darren yang dari tadi hanya tiduran pun akhirnya terduduk. "Kamu tanya kenapa? Tentu saja karena kita itu pengantin. Mana mungkin ibuku memesan twinbed. Yang benar saja, Aluna!" seru Darren membuat Aluna terdiam.
1028.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai belah duren di kasur
Baca
+Pustaka
Misteri handuk basah di atas kasur

Misteri handuk basah di atas kasur

Misteri Handuk basah diatas kasur "Mas, kok handuk basah diatas kasur begini?" tanya Via yang baru saja pulang dari menjenguk temannya yang sedang sakit "Oh, maaf sayang aku lupa," ucap Aryo yang sedang duduk di depan televisi "Lain kali handuknya langsung dijemur, biar kasurnya nggak basah," jawab Via sambil menjemur handuk itu, namun pandangan tertuju pada rambut yang menempel di handuk itu.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai belah duren di kasur
Baca
+Pustaka
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

Kamera berputar—dan menunjukkan batas kasur yang tergeletak di lantai. "Ini... ini kasur besar yang biasa kupakai dulu kalau teman-teman SMA nginep. Kami tidur di sini. Lihat! Ada bantal-bantal pemisah. Dia tidur di kanan, aku di kiri. Demi Allah, Oma. Aku nggak nyentuh dia.”
1046.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai belah duren di kasur
Baca
+Pustaka
Istri Manis sang Pewaris

Istri Manis sang Pewaris

“Buat alas tidurku. Tadi kamu bilang, kamu nggak nyaman tidur satu ranjang denganku. Sekarang jangan khawatir, aku bisa tidur di lantai.” Mata bulat Jingga membelalak kaget. “Ta-tapi—” “Permisi, kasurnya mau jatuh,” sela Davin sambil menerobos masuk, membuat Jingga terpaksa minggir. Davin menggelar kasur lantai itu di samping tempat tidur Jingga dan melebarkan selimut, lalu ia menggaruk dahi dan berkata, “Bantalnya ketinggalan. Kamu punya bantal yang nggak terpakai? Aku malas balik lagi ke kamar."
10221.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai belah duren di kasur
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Valenka Lamsiam
seru banget sama alur ceritanya. tegangnya dapet. bapernya dapet.pokonya bisa bikin nangis,marah,senyum² sendiri juga kadang bikin ngakak. selalu bikin kangen nunggu lanjutan up bab selanjutnya. suka banget sama karya kak Rosa Uchiyamana. i love you
eld
ini cerita termanis yg pernah aku baca sih. alurnya juga ga bertele tele, bener2 singkat, padat tapi sekali lagi manis. bahasanya juga enak dibaca, ga kaku dan santai gaya bahasa kita sehari hari yg buat baca jadi nyaman. big thanks to author udah buat cerita semanis ini ...️
Baca Semua Ulasan
Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

terang Kamila membuat Gus Zainal hanya bisa menghela nafasnya panjang. Ia lalu lanjut mengecek pesanan selanjutnya, dari toko furniture "Razavi", dengan rincian satu pesanan namun dengan nominal cukup besar. 1 set kasur lantai lipat include mini bedcover dan bantal guling berbahan dakron kualitas hotel bintang lima. "Kamila, kamu ngapain beli alat tidur lagi? Kan dari pesantren sudah disiapkan?" komentar Gus Zainal lagi.
9.965.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai belah duren di kasur
Baca
+Pustaka
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

lanjutnya. “Tuh ....” jawab Berliana sambil menunjuk kasur di belakangnya dengan ujung hidungnya. Meski samar, Vero bisa dengan jelas melihatnya. Kasur yang dilapisi seprei tipis itu kini berantakan. Di bagian tengah sedikit ke bawah tergambar sebuah pulang besar yang tercetak karena basah oleh cairan. Hampir Vero tertawa tapi mati-matian ia tahan. Lagi pula Berliana tak akan sadar jika kini muka Vero memerah menahan pecah tawanya.
9.9108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai belah duren di kasur
Baca
+Pustaka
KAMI JUGA ANAKMU, BU

KAMI JUGA ANAKMU, BU

Kugeser icon berwarna hijau. ["Hei kamu di mana?"] tanyanya. "Di rumah lah, mau di mana lagi emang?" sahutku. Terdengar helaan napas kasar di seberang sana. ["Share loc, kata Mbak Mira rumahmu masih belum ada kasur. Tadi aku minta Mas Roni antarkan kasur sama lemari ke sana! Kasihan Nara kalau tidur enggak pakai kasur, nanti masuk angin!"] ucap Daren panjang lebar, tanpa memberi kesempatan aku menyanggah.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai belah duren di kasur
Baca
+Pustaka
My Accidental Wife

My Accidental Wife

Lalu, di bawah kanopinya, Azzura dapat melihat lebih banyak lagi rantai berkilau dan borgol. Bagaimana mungkin Azzura bisa tidak melihat itu semua, karena kasurnya tidak ada seprei. Hanya ditutup dengan kulit warna merah anggur dan bantal satin senada yang ditumpuk di salah satu sudutnya. Di sisi lain ranjang, tepatnya pada kaki ranjang, terpisah beberapa meter adalah sofa chesterfield berwarna coklat kemerahan yang besar, terjebak di tengah ruangan menghadap ranjang.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai belah duren di kasur
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
d.pujiana
i found ma favorite author here,, mb dev as iced coffee hhehe. saya penggemar mb dev dari 2014 dan mengikuti semua novel-novel yg mba dev tulis dan rilis. dari jaman di wp sampai di gn sekarang ini. mb,, thx ya sdh up bab baru maw tiap hari. semangat trs mb
Ms Iced Coffee
Halo pembaca setia Goodnovel... Tambahkan "MY ACCIDENTAL WIFE" ke daftar bacaan kamu dan ikuti ceritanya. Mohon berikan juga komentar, ulasan terbaik, dan vote bintang lima. Karena support kamu adalah hadiah dan motivasiku untuk kreasiku sebagai penulis. I really respect all of u, anyway 🫶
Baca Semua Ulasan
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

balasku dengan nada galak. "Tapi, 'kan … kerjanya nyata. Sudah ada hasilnya lagi." Darren terkekeh geli saat menatap perutku. Menyebalkan! "Iih … apaan, sih!" "Yuk lah lanjut makan lagi, di sini banyak setannya," ucap Darren ketika sepasang matanya menatap ranjang berukuran queen size yang dilapisi oleh seprai bermotif bunga. Membuatku bergidik ngeri saat membayangkan sesuatu yang tak pantas dilakukan, terjadi di atas sana.
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai belah duren di kasur
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

Kenapa mendadak terdengar absurd? "Dikit, sih." Danar terkekeh, dan menepuk pelan bokongku. "Makanya kita belah duren sekarang aja." "Apaan, sih." Aku melakukan tap kartu akses kamar. Lantas Danar kembali melangkah. Dia berjalan langsung ke bed kamar. Meskipun klise, aku melihatnya. Dua angsa yang saling mematuk di atas tempat tidur, lengkap dengan kelopak mawar serta sebuah kartu ucapan.
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai belah duren di kasur
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status