SEKRETARIS CUPU KESAYANGAN CEO TAMPAN
Septa membawa paket sembako tersebut dibantu oleh sopir.
Sekarung beras berisi 25 kg terpaksa ditinggal di bagasi dulu, diambil nanti. Keduanya telah sampai di depan rumah Galang dengan teras menjorok ke jalan.
‘Tok tok tok!’
“Assalammu'alaikum,” ucap salam Septa, tetapi rumah tampak sepi tak berpenghuni, meski pintu rumah terbuka.
“Sepi sekali, Non,” ucap Pak Sopir sembari melongok mencari keberadaan penghuni rumah.