Suami Pengganti untuk Adara
Seperti biasa, ketika hamil Adara selalu mengalami kenaikkan berat badan yang signifikan.
"Enggak ah, kata siapa? Kamu tetap cantik kok."
"Berat badanku enam lima sekarang lho, Dan."
"Ya terus?" tanya Danendra. "Mau delapan puluh pun, kamu tetap cantik kok."
"Ck kamu tuh bisa aj-"
Ucapan Adara terhenti ketika ponsel milik Danendra yang disimpan di atas meja, berdering.
"Aku aja," kata Adara yang langsung berjalan menuju meja untuk mengambil benda pipih tersebut. "Papa."