Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pewaris Keluarga Terkaya: Ditolak di Malam Pernikahan

Pewaris Keluarga Terkaya: Ditolak di Malam Pernikahan

tanya Sausan sambil menunjuk sebuah kotak. Kotak itu berwarna merah menyala berukuran sedang yang permukaannya dilapisi motif-motif bunga berwarna keemasan dan pada salah satu sisinya ada gambar bangunan kerajaan kuno yang juga dilapisi warna keemasan. Pada setiap sudut dan bagian samping kotak itu juga dilapisi sebuah batu berwarna biru navy yang berbentuk oval. Menjadikan kotak itu sangat menarik dan indah dipandang.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as kotak apar
Read
+Library
Dokter, Sentuh Aku Lagi

Dokter, Sentuh Aku Lagi

"Main cantik, Kirana. Ayo lihat berapa lama kamu bisa bertahan sebelum sadar semua ini cuma permainan kecilku." Sementara itu, jauh di sisi lain kota, di sebuah apartemen mewah dengan lampu temaram, Elvareno menatap tujuh kotak kecil di meja kerjanya. Tiap kotak dibungkus rapi dengan pita warna berbeda, ungu, biru, merah bata, hijau zamrud, putih, hitam, dan terakhir, emas.
1021.4K viewsCompletedAdded to Library 555 Times as kotak apar
Read
+Library
Siasat Sang Penguasa

Siasat Sang Penguasa

Tunggu, kalau tidak salah, ketika mengobati Zea beberapa hari lalu, Kastara melihat temannya itu menerima sebuah kotak dari seorang pelayan. Anehnya kotak itu mengeluarkan suara, saat itu karena Kastara penasaran, dia mengintip sedikit ke dalam kotak, dan ternyata isinya ialah... Katak emas!. Jadi Katak emas itu sekarang ada di tempat Arga!!.
1010.2K viewsOngoingAdded to Library 296 Times as kotak apar
Read
+Library
PETAKA SEKOTAK KURMA

PETAKA SEKOTAK KURMA

Sendiri di teras depan sambil menikmati pemandangan sore, taman yang tertata rapi serta belalang kendaraan di komplek mereka yang sejuk. "Nak." Ibu Mas Jaka menyentak lamunanku. Ia nampak membawa sebuah kotak kecil dari kamarnya. "Ada apa Bu?" "Ibu suka sekali mengoleksi perhiasan dan gelang-gelang mutiara asli, Ibu pikir ibu akan berikan untuk menantu ibu dan menunggu waktu yang tepat." Wanita itu membuka kotak dan memperlihatkan koleksi perhiasannya yang berkilau, aku terpukau melihat itu.
1027.1K viewsCompletedAdded to Library 597 Times as kotak apar
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

ucap Jaka mengangguk dengan sedikit agak pucat. Dimas menepuk bahunya. “Tenang, Jak. Ini bukan boneka santet. Ini boneka sayang.” Briga melangkah maju, lalu mengeluarkan sesuatu dari balik jubah militernya yaitu sebuah kotak logam hitam seukuran koper kecil yang penuh tombol – tombol berwarna dengan layar sentuh di tengah yang menyala.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as kotak apar
Read
+Library
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

tukas Kara bingung menjelaskan. "Oh ya, that paradise island! Saya tau! kamu tinggal dimana?" tanya si Pak tua yang memperkenalkan dirinya sebagai Tom Hudson si pemilik mini market. "The Apartment," Kara menunjuk Apartemen-nya, karena memang hanya ada satu apartemen di dekat sana. Tom mengatakan bahwa Kara harus bertemu istrinya, karena istri Tom sangat pandai membuat waffle dan masakan lainnya.
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as kotak apar
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Kotak itu kecil, usang, dengan ukiran yang samar di permukaannya. Bu Sena menutup mulutnya pelan. “Sejak kapan ini ada di sini…?” Aruna merasakan getaran aneh di dadanya. “Sejak lama.” Mereka membawa kotak itu ke rumah. Bulan dan Pelangi menatap penasaran, sementara Bima berdiri agak jauh, tidak ingin terlalu dekat, namun tak mampu berpaling.
849 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as kotak apar
Read
+Library
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Wajah Arief muncul di layar dengan pria itu berdiri di ruang meeting kantor, di belakangnya kotak kardus cokelat ukuran sedang tergeletak di meja. Kotak itu polos, tanpa stiker ekspedisi, hanya selotip cokelat yang sudah dipotong sebagian. “Sudah, Pak. Saya buka sekarang?” “Pelan-pelan,” Sagara mengangguk.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as kotak apar
Read
+Library
Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Cachtice Castle : Blood Countess de Ecsed

Zulu menyodorkan sebuah kotak kecil sebesar telapak tangan orang dewasa dari balik bajunya, "Entah mengapa, aku merasa terpaku dan ingin mengambilnya. Seperti ada magnet yang membuatku berkali-kali menengok ke kotak tersebut, meskipun aku sudah meletakkan kembali ke tempatnya." Arpad meraih kotak yang terbuat dari kayu berlapis beludru, lalu menyusuri setiap permukaannya dengan hati-hati, tanpa mengalihkan pandangan dari kotak tersebut, Arpad berucap, "Lanjutkan ceritamu!"
105.8K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as kotak apar
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Alfi tersenyum riang. Megumi dan Kartika pun tersenyum membalas senyuman Alfi. “Syukurlah.” Kata Megumi senang. “Tunggu, apa itu?” Potong Kartika menunjuk kotak kecil yang tergeletak tidak jauh dari mereka. Kartika pun mengambil benda itu. Benda itu berbentuk kotak kecil seukuran kotak korek api bewarna coklat dengan layar kecil ditengahnya.
915.8K viewsOn holdAdded to Library 411 Times as kotak apar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status