Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anara

Anara

“Ah, iya! Gue lupa masih satu bulan lagi! Ya sudah, gue tutup, deh!” Anara menutup sambungan telepon dengan wajah sendu. Sepertinya sekarang dia tidak memiliki seorang pun yang bisa diajak berbagi. Kepala nya tertunduk, setelah mengusap wajah dengan kasar. Kedua siku bertumpu di atas kaki, menopang kepala dengan kedua telapak tangan. “Keluarga pasien?”
9.92.8K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as handle apar
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

Tanya Tante Mira. " Tadi Aku telpon Ibu dan sempet ngomong sama Ibu saat rem nya sudah blong. Ibu bicara tergesa-gesa dan sambil menangis memberi kabar kondisi bis yang mereka tumpangi dan akhirnya panggilan telpon terputus... Aku sempet dengar Ibu berteriak... " Jelas Clarissa sambil menangis.
2.3K viewsOn holdAdded to Library 79 Times as handle apar
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Enggak, Kak. Amora mau nelepon, tapi HP Amora ketinggalan. Amora gak hapal nomornya. Antar Amora, ya, Kak." Ares terdiam sebentar, namun bebetapa detik kemudian ia tersenyum. "Raga pacar kamu?" "Eh, bukan." Amora menggelangkan kepalanya cepat. "Kita temenan, kok, Kak." Ares tertawa pelan. Ia mengambil kunci mobilnya lalu mengantar Amora ke hotel. Saat sampai di hotel, Amora langsung bergegas menuju kamarnya. Dan benar saja, ponselnya tertinggal di nakas. Ia mengerutkan dahi saat melihat notifikasi dari Raga.
109.0K viewsOngoingAdded to Library 333 Times as handle apar
Read
+Library
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as handle apar
Read
+Library
ALVAREZ

ALVAREZ

KARENA LO UDAH PULANG BGST Abang Archie ooooh kau masih di markojek maaf pano sayang🥺 abang gak tau pan jangan marah2 Sanchez Kenzo woy ada apa alva belom balik emangnya? wahhh anyiingg @Demeus Alvarez athena aman kan Abang Archie awewe mulu ya chez di otak lo Ray bukan rey heh ngaca setan lo juga bucin zevano bucin sanchez bucin cariin gue cewe ngapa ngab ampun dah semua bucin gue sm siapa
109.1K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as handle apar
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Saat ini dia ingin menghabiskan waktu sendiri tanpa diganggu oleh orang lain. Dia menatap sekeliling, tiba-tiba dahinya mengerut saat melihat siluet seseorang yang sangat dia kenal. Arzan menjatuhkan rokoknya dan menginjaknya hingga hancur. Dia berjalan menuju pintu rooftop. Arzan berjalan dengan perlahan tidak menimbulkan suara. "DORR!!!" Speranza melompat sangking terkejutnya. Dia mengelus dadanya dan menatap orang yang mengejutkannya dengan tajam.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as handle apar
Read
+Library
Utari

Utari

Utari mencoba memanggil tuan Damar. "Tuan..." ucap Utari pelan. Namun, belum juga ada jawaban yang diterima oleh Utari. Ketika Utari hendak memanggilnya lagi, pintu itu terbuka. Utari sangat terkejut dan mundur beberapa langkah ke belakang. Damar tidak berkata ataupun bertanya kepada Utari, Damar hanya menatap Utari dengan tajam. "Tuan, sarapannya sudah siap.." ucap Utari sambil menunduk dan gugup.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as handle apar
Read
+Library
PARAMOUR

PARAMOUR

Kiara tidak dapat berkata-kata lagi. “Can i give you advices?” “Emmb?” “Go get the mirror and look who's more Annoying than me!” Dahi Kiara seketika mengerut, menyaksikan Arcell dengan seringai menyebalkannya berjalan menjauh meninggalkannya seorang diri. Berbagai macam umpatan tertahan di ujung bibir Kiara yang berakhir mengepalkan kedua tangannya karena ingin memukul Arcell, beruntung mereka sedang berada di tempat umum, jika tidak tentu saja anak laki-laki yang empat tahun lebih muda darinya itu akan habis di tangannya.
544 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as handle apar
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status