Ah! Sentuh Aku Lagi, Om
Di atasnya terdapat sebuah baskom berisi air hangat yang masih mengepulkan uap tipis, beberapa lembar waslap putih bersih, serta perlengkapan untuk membersihkan tubuh pasien.
“Bapak, Ibu... waktunya Nona Kayra menyeka tubuhnya ya, supaya badannya lebih segar,” ucap perawat itu dengan ramah, meletakkan troli kecil tersebut di ujung brankar.
“Ah, iya, Sus. Terima kasih,” jawab Celine sopan.
Perawat mengangguk. “Kalau ada yang dibutuhkan, silakan tekan bel di samping tempat tidur, ya.”