Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

kata Murni yang merasa sedikit panik. "Biar aku tanya ke perawat dulu, Bun. Bisa jadi mereka pindah kamar, karena Ara sudah harus terapi jalan," kata Revan berusaha tenang. Gegas, Revan menuju ke ruang perawat yang berjaga. Hanya ada dua orang saja yang ada dalam ruangan tersebut. Revan pun segera mengetuk pintu ruang perawat. Salah satu dari mereka pun mendekat. "Ada yang bisa saya bantu?" tanya perawat sambil tersenyum ramah pada Revan.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as perawatan apar
Read
+Library
Rahasia Perawat Magang

Rahasia Perawat Magang

Dia menggerakkan tanganku untuk menurunkan arah kamera ponsel secara perlahan, sedikit demi sedikit. Melewati dadaku, melintasi perutku yang rata .... Mataku terbelalak karena ngeri. Aku ingin melawan, tetapi lengannya yang mengungkungku bagaikan jepitan besi, membuatku tidak berkutik sama sekali. Tangannya yang lain juga menyusuri garis pinggangku, meluncur ke bawah, dan akhirnya berhenti di pangkal pahaku. Dari balik jas perawat dan celana panjang yang kukenakan, jarinya menekan bagian yang sangat sensitif itu dengan kekuatan yang pas.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as perawatan apar
Read
+Library
Perawat Mantan Napi Milik Sang Pewaris

Perawat Mantan Napi Milik Sang Pewaris

“Perawat nona Nara terluka, sementara nona Nara telah tidur siang.” “Ada beberapa cctv yang terpasang di wilayah villa? Periksalah dan pastikan hal tidak menyenangkan seperti itu tidak terjadi lagi.” “Saya mengerti, Tuan. Permisi.” Piper sedikit membungkuk dan segera pergi meninggalkan ruangan Steve.
9.924.6K viewsCompletedAdded to Library 736 Times as perawatan apar
Show Reviews (21)
Read
+Library
Tety Juniarwati Sa
Bagus sekali cerita ini, dan ini adalah Novel pertama yg membuat ku jatuh cinta, alur nya bagus, kharater Pria dan Wanita pemeran utama nya, keren, tegas dan gak plin-plan. Konfliknya jelas,. gak berbelit-belit. Gak rugi baca ini cerita. Pokoknya penulis cerita ini, keren habis
Silent Heart
Jujur, sejauh ini, ini adalah satu-satunya novel paling sering bikin mewek tapi ku baca sampai habis, gak bikin bosen, bikin penasaran, dag dig dug, mengaduk segala macam emosi. Sampai sekarang belum bisa move on. Moga ada segera ada karya baru yang bisa bikin move on...
Read All Reviews
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

"Mari, Ibu, silakan berbaring." Seorang perawat mempersilakan Wafa untuk berbaring ke ranjang yang disampingnya terdapat alat USG serta di hadapan ranjang lengkap dengan layar monitor. Perawat membantu Wafa menggulung tuniknya ke atas hingga melewati perutnya serta menyiapkan kertas tisu tepat dibawa pusarnya. "Selamat sore, Ibu. Maaf, saya periksa dulu, ya," ucap dr. Nadia sembari memberikan gel di perut bagian bawahnya Wafa, kemudian menggerakkan transduser di atasnya.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as perawatan apar
Read
+Library
Ditalak 3 Lewat Telepon

Ditalak 3 Lewat Telepon

Apalagi, ini adalah momen yang ia tunggu-tunggu, momen dimana istrinya kembali mengingatnyamengingatnya sebagai seorang suami. “heehhhhmm.” Zafran menghembuskan nafasnya dalam-dalam, berusaha menetralkan segala amarah yang telah berputar-putar membahayakan seperti putaran puting beliung. Tiba-tiba pintu pun terbuka dan menampilkan sosok perawat yang tadi menemani dokter berkacamata. “Bu Atira, tolong periksa air kencingnya ya!” pinta sang perawat seraya menyerahkan sebuah toples kecil yang telah diberi nama Ateera.
1036.0K viewsCompletedAdded to Library 828 Times as perawatan apar
Read
+Library
Bangkitnya Sampah Grade E

Bangkitnya Sampah Grade E

Botol antiseptik, kapas, pinset, dan gulungan perban dikeluarkan satu per satu dengan gerakan yang tenang dan terlatih. Setelah seluruh perlengkapan siap, Tiara melangkah mendekati Raka. Tatapannya menyapu setiap luka di tubuh pemuda itu dengan saksama, mulai dari goresan-goresan kecil hingga cedera yang paling serius.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as perawatan apar
Read
+Library
Hukuman Ranjang Sang Pengacara Iblis

Hukuman Ranjang Sang Pengacara Iblis

Seorang perawat wanita masuk membawa nampan berisi peralatan medis, cairan antiseptik, dan gulungan perban baru. "Permisi, Dokter Vero. Sudah waktunya untuk mengganti perban dan memeriksa luka jahitan Nona Aveline," ucap perawat itu dengan sopan. Vero mengangguk sekilas, mencoba meredam emosinya yang sempat meledak, dia tetap berdiri tegak di sudut ranjang tanpa niat untuk beranjak. Aveline melirik Vero dengan tatapan risi saat tangan perawat mulai bergerak melonggarkan kancing atas baju pasiennya. "Kamu mau diem di situ aja? Lihatin aku buka baju?"
496 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as perawatan apar
Read
+Library
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

“Ada visitasi dokter pagi ini. Bapak, silakan menanyakannya langsung ke dokter. Saya perawat, tidak bisa menjawab pertanyaan Bapak, hanya dokter yang boleh menjelaskan,’’jawab perawat itu sesaat setelah kelar merapikan ruangan. Refan meminta Rita memapahnya kembali ke kamar mandi. Ia minta dibantu mandi. “Rita, bisa tolong bantu saya dulu, mau mandi. Tolong saya sebelum Rita pergi dari sini. Tolong bawa kursi yang itu ke dalam kamar mandi,’’pinta Refan sambil menunjuk kursi khusus untuk tempat duduk pasien mandi.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as perawatan apar
Read
+Library
Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

“Tolong beritahu saya caranya. Saya akan melakukannya.” Perawat itu sempat tertegun sejenak, lalu mengangguk paham dan menyunggingkan senyum hangat. “Boleh, Bu. Hanya usap pelan-pelan ya, jangan sampai menggeser selang pemantau di dada atau jalur infus di tangannya.” Setelah memberikan petunjuk ringkas, perawat membiarkan Bening sendirian di dalam ruangan.
9.98.1K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as perawatan apar
Read
+Library
Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Di atasnya terdapat sebuah baskom berisi air hangat yang masih mengepulkan uap tipis, beberapa lembar waslap putih bersih, serta perlengkapan untuk membersihkan tubuh pasien. “Bapak, Ibu... waktunya Nona Kayra menyeka tubuhnya ya, supaya badannya lebih segar,” ucap perawat itu dengan ramah, meletakkan troli kecil tersebut di ujung brankar. “Ah, iya, Sus. Terima kasih,” jawab Celine sopan. Perawat mengangguk. “Kalau ada yang dibutuhkan, silakan tekan bel di samping tempat tidur, ya.”
9.8111.4K viewsOngoingAdded to Library 3.8K Times as perawatan apar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status