Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

****** Bersambung .
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai berganti
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Reiner mendaratkan bokongnya di atas sofa. Bayu mengotak-atik iPad-nya beberapa saat, lantas menyerahkannya pada Reiner. "Berita perhari ini Bimantara Group menggaet GT Corp. Mereka akan segera punya proyek baru tapi masih dirahasiakan." Reiner mendengus kasar. "GT Corp adalah kompetitor terbesar kita. Rupanya, Bimantara mulai mencari perlindungan dan memulai perang denganku."
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai berganti
Baca
+Pustaka
Antara Benci dan Cinta

Antara Benci dan Cinta

Dia butuh sebuah batu loncatan agar bisa kembali populer. Orang yang cocok untuk dijadikan batu loncatan adalah Bryan. Ketika Bryan sudah sampai di rumah Becca, Becca mengenakan pakaian yang menurutnya bagus. "Bryan, kamu sudah datang." Bryan terlihat tidak peduli, dia justru meminta ponsel Becca. Bryan membaca riwayat chat antara aku dan Becca. Setelah membaca isi chat, Bryan merasa sangat marah hingga tubuhnya gemetar.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai berganti
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

Bab 32 Pov Bu Citra "Ayo, Bu , maju...ini antrian masih ada loh di belakangnya," ucap penjaga kasir kepadaku. "Sebentar ya, Mbak. Lagi nunggu anak saya yang tadi itu di toilet. Dompet saya dibawa sama dia," jawabku sambil menahan malu," silahkan bayar terlebih dulu," ucapku pada orang yang ada di belakangku.
30.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 768 kali sebagai berganti
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Bagus menganggukkan kepala dan tersenyum kepada Padma. "Aku baru saja mau bayar makanan," kata Bagus berusaha meluruskan, agar ketiga adik kelasnya tersebut tidak terlalu malu karena ketahuan membicarakannya. "Oh, silakan kak! Wi, La, ayo pindah ke antrian belakang," ajak Padma sambil menggandeng pergelangan tangan kedua temannya. "Eh, nggak usah! Kalian duluan saja, kan kalian yang duluan antri," cegah Bagus.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai berganti
Baca
+Pustaka
Ami Lee
duh kak thor..ada typo nama si talitha galau ........... ya si arlita emang anjing penurut kamu..secara dia mau morotin harta kamu ..beda sama ayu yg bisa cari duit sendiri dan udah kaya juga..sana sama anjing peliharaan kamu aja..jangan usik ayu yg lagi jalan sama mantan nya ...
Vella Nine
Hai ... hai ...! Salam kenal dari author yang sering galau... Semoga suka sama cerita pertamaku di Goodnovel...!! jangan lupa kasih komen, ya! Kritik pedas juga gak masalah karena aku suka yang pedas2... hehehe. . Ambil pelajaran hidup dari tulisan-tulisanku, ya! semoga bahagia dan bermanfaat!
Baca Semua Ulasan
Gemintang

Gemintang

ledek Anna. Tak lama Satya sudah membawakan tiga paper bag khusus yang berisi minuman dan satu paper bag khusus. “Yang ada croissantnya buat gue?” “Haha, enak aja. Buat Sherianne itu, nanti biar pegawai gue bantu lo masukin ke mobil. Inget yang ada croissant buat Sherianne,” peringat Satya. “Iya, bawel. Hahaha,” Anna mengangsurkan kartu debitnya dan tak lama struk pun sudah keluar.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai berganti
Baca
+Pustaka
CINTA INI BUTA

CINTA INI BUTA

bentak pria itu yang tiada lain adalah Marvel dan gadis yang di tampar Jeni adalah Utari. "Diam kamu!" tuding Jeni tepat di depan hidung Marvel. "Wanita tak tahu diri, wanita murahan! Apa kamu tidak punya hati dan perasaan!" umpat Jeni dengan mata yang memerah. Utari tak menghiraukan ucapan Jeni ia sibuk mengusap pipinya yang terasa panas. "Jaga mulutmu, Jen!" hardik Marvel mulai terpancing dengan ucapan Jeni.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai berganti
Baca
+Pustaka
Senandika

Senandika

"Sparing?" "Yoi. Latihan deh malem ini lo semua, biar gak kalah pas sparing," cowok itu mengambil kunci motornya berserta rokok yang tergeletak di atas meja. Jevan memakai jaket dan ranselnya, kemudian membayar minumannya ke Kang Hasung. "Tumben jam segini maneh udah pulang," ucap Kang Hasung heran sambil memberikan kembalian.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai berganti
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status