Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai bergidik
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

Sagara: “Takut lo cemburu” Abian: “Apaan dah,” Sagara: “Oh apa udah sama mbak ranking 1” Abian: “NYeleneh lagi gua bakar lo Gar” Sagara: “Iya tenang, bercanda doang” Abian: “Thanks lo udah semangatin gini Bel” Abian: “Nonton dong kesini, hahaha” Abella: “Aku usahaiin ya kak, hehe”
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai bergidik
Baca
+Pustaka
RESTU

RESTU

《 ℒí◊ᥒ ℚᥙᥱᥱᥒ ི ྀྀ》 @Yo_yos WOIIIII PIPIPIPIPIPIP BANGOONNN KALIANNNN BANGOONNNNNNNNN KEBENARAN MACEM APEKAH NIIII SAIA BOSS BANGUN LEBIH AWAL DARI TUYUL TUYULNYAAAAAAAAA BANGOOOOOOOONNNNNN @go_dzilla Lu ngetoa pagi pagi ngapain?, nge toa tuh di masjid sana!!
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai bergidik
Baca
+Pustaka
Devil Beside You

Devil Beside You

Soon diinfo yak. Follow I*: abigail_kusuma95
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bergidik
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Bener lho, kalo dingin-dingin paling enak minum bajigur, kan? Ibra : (Mengirim emotikon lega) ‘Kirain aku disemprit.’ Zea : ‘Eh, maksudnya?’ Ibra : ‘Kirain kamu marah sama aku.’ Zea : (Mengirim emotikon tertawa ngakak) Ibra : ‘Ini ngetawain aku?’ Zea : ‘Kok tiba-tiba ngira aku marah tuh dari mana konsepnya?’ Ibra : ‘Lah tadi kamu nyemprot aku, ‘bajigur!’ gitu’
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai bergidik
Baca
+Pustaka
AMBISI IBU MERTUA

AMBISI IBU MERTUA

****** Bersambung .
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai bergidik
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

“Sukses menipuku selama ini.” “Siapa suruh terlalu gengsi hanya untuk sekedar bertanya,” sindirnya balik. Naura melotot, “Haruslah itu! Nanti kamu jadi besar kepala.” “Juga bahagia,” tambah Arjuna. “Ingat saat kita pergi ke Bogor hari itu. Aku bisa melihat dengan jelas rasa penasaranmu dan itu membuatku senang.” Naura berdecak, “Menyebalkan memang!”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai bergidik
Baca
+Pustaka
Bidak Catur Sang Adik

Bidak Catur Sang Adik

Di bahu kirinya yang dekat dengan tulang selangka, terdapat sebuah tahi lalat hitam yang bagaikan bunga poppy di tengah malam, memancarkan pesona yang mematikan. Kemudian, sebuah pesan teks pun masuk. [Kakak ipar, karena kita berdua juga sama-sama bukan orang suci, kamu mau nggak melanjutkan mimpi indah yang belum selesai tadi malam?]
983 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai bergidik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status