Bukan Menantu Impian
Iya, tadi yang masuk ke gawaiku adalah m-banking, om Pram langsung mentransfer uang yang ku minta, malahan nominalnya lebih dari yang kuinginkan.
Om Pram tersenyum seraya mengedipkan matanya, tangannya meraih tubuhku untuk tambah merapat dengannya. Aku mengerti, sekarang giliran ku untuk menyenangkan om Pram, baiklah akan ku tunjukkan kelihaian ku padamu, Om.
________________________
"Kau hebat, Sayang," ucap om Pram, lelaki tua bangka itu terlihat kelelahan setelah mengimbangi permainanku.
Hot Chapters