Perawan Untuk Om Duda
tegurnya, pada Selma.
“Ck! Udah tahu, ngapain tanya?” balas Selma. Gadis itu melepaskan lengan Panji, lenggak-lenggok sendiri menuju kursi yang katanya disediakan untuknya.
Sepintas, netra gadis berbaju maroon itu tercuri pada bunga yang tersusun di ballroom. Aromanya tidak asing, tatanannya pun seperti ia kenal. Apa mungkin ada florist yang menggunakan konsep serupa dengan miliknya? Selma rasa tidak. Perpaduan ekstrak lilian ashley dan peach gardenia itu ia ciptakan sendiri, perbandingan dan komposisi pastinya tidak pernah ia publikasikan meski di depan karyawannya sendiri.