Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Memandangiku seraya mengulaskan senyuman sambil merapikan rambut panjangnya yang tergerai, dengan jemari lentik berpoles pewarna merah. Kali ini Viana mengenakan pakaian yang bagus. Bila biasanya dia akan menggunakan gaun panjang dengan warna-warna cerah, tetapi kali ini berbeda. Gaun biru tua itu tidak terlalu panjang dan kuperkirakan hanya sebatas betis. Aksen renda putih di bagian bawah dada dan tiga buah kancing mutiara sebagai aksesori tambahan, menjadikan tampilannya sangat anggun. Saat Bu Ismi, istrinya Pak Tono meletakkan minuman hangat untukku di atas meja, tiba-tiba saja Viana memunculkan diri dengan seringai jahil di wajahnya.
95.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
Terjebak di Ranjang CEO Kembar

Terjebak di Ranjang CEO Kembar

Blue turun lebih dulu, lalu memperhatikan Stefhani yang keluar dari mobil lalu membenahi pakaiannya. Begitu memasuki lobby GreyScale, Stefhani langsung terkesima. Sangat berbeda. Kalau BlueVortex bergaya modern minimalis dengan dominasi warna hitam dan putih—elegan, formal, modern—GreyScale sebaliknya.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
Antara Ambisi dan Cinta

Antara Ambisi dan Cinta

“Kalau kita deliver dua milestone sebelum Agustus, grafik bisa naik 12%.” Cantik menatap grafik di layar. “Ubah warnanya. Jangan pakai biru gelap. Terlalu konservatif.” “Warna merah?” “Terlihat agresif.” Ezra mengangkat bahu. “Oranye? Seperti kamu ketika lagi marah tapi belum benar-benar meledak?” Cantik mendelik, tapi akhirnya tertawa kecil. “Oranye. Oke. Tapi pastikan tone-nya masih elegan.”
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
Istri Gendutku Ternyata Pewaris Kaya Raya

Istri Gendutku Ternyata Pewaris Kaya Raya

tanya Sebastian sambil memperlihatkan beberapa sketsa pada Dania. Dania mengangguk, matanya menelusuri setiap detail sketsa tersebut. "Ya, tapi jangan terlalu mencolok. Aku pingin terlihat profesional dan terpercaya." Dia harus super teliti dan hati-hati mengenai ini. Sebastian mengerutkan dahinya. "Hm, bagaimana kalau kombinasi warna hijau dan biru? Hijau untuk aspek ramah lingkungan, dan biru untuk teknologi?"
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
My Imagine

My Imagine

tanya Herra dengan raut kebingungan. "Aku terkadang melihat beberapa Imagine milik banyak orang dan aura yang terlihat dari diri mereka itu berwarna biru terang. Tapi, saat aku melihat yang kamu punya, dia itu berwarna biru bercampur merah," ungkap Bulan "Masa sih?! Ada hal kayak gitu juga?" tanya Herra "Setahu saya sih kayak gitu. Tapi semoga aja enggak ada maksud yang buruk," timpal Bulan
96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Kontrak Tuan Valerius

(Bukan) Istri Kontrak Tuan Valerius

cetus Kiya dengan nada suara yang sangat serius dan dingin, seolah-olah ia sedang membahas sebuah cacat produksi kain sutra atau kesalahan pola jahitan di studio RnD miliknya. "Aku benci melihat warna biru itu. Terlalu terang, terlalu mencolok, dan membuat kepalaku pusing hanya dengan melihatnya. Kenapa langit tidak bisa diganti warna hitam saja? Atau setidaknya abu-abu gelap sekalian agar mataku tenang?" Kenzo tertegun seketika. Pria yang biasanya menguasai ratusan meja negosiasi bisnis dan sanggup menjatuhkan lawannya hanya dengan satu tatapan itu mendadak kehilangan kata-kata.
10345 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Detik berikutnya, keheningan melanda meja kami. Itu bukan sekadar "sketsa kasar". Itu adalah karya seni. Tia membuat ilustrasi siluet wajahku—yang entah bagaimana terlihat jauh lebih keren dan misterius daripada aslinya—dengan latar belakang geometris yang modern. Pemilihan font-nya tegas namun elegan. Warnanya didominasi biru tua dan perak, memberikan kesan tenang dan dapat dipercaya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
KETIKA SANG BILIONER BANGUN DARI KOMA

KETIKA SANG BILIONER BANGUN DARI KOMA

gumamnya lirih. Sekali lagi, Geo membantunya. Hingga akhirnya, Bianca memilih nuansa dominan putih dengan detail biru muda dan abu-abu. “Aku rasa ini pilihan yang terbaik. Aku suka biru dan putih. Agar ada nuansa Geo-nya, jadi aku pilih warna abu-abu juga.” Bianca menjelaskan. Event organizer langsung membuat layout dengan tablet. Beberapa menit berikutnya, layout dekorasi selesai.
1066.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai blue background aesthetic
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
Males sama Geo...!!! berarti jauh sblum nikah kontrak sama Bianca, Geo udah sering tidur BERTUKER PELUH SAMA AMARA....!!!! TERLEBIH GEO YG UDAH BENERAN UDAH NIKAH SAMA AMARA...!!! PASTI BERKALI-KALI...!!!! Mana katanya segala cara udah di coba buat Amara hamil, malah ga hamil2...!!! Biar kena Azab
Marlien Cute
Dapat notifikasi langsung otw baca. Sepertinya ceritanya seru,jadi penasaran dengan alur ceritanya. Semoga tidak angsat & ga bertele². Semangat Kak Author & Semoga Kak Author sehat selalu. Aamiin Allahumma Aamiin... ...
Baca Semua Ulasan
Tergoda Suami Sewaan

Tergoda Suami Sewaan

tukasnya sambil menunjuk gambar yang dimaksud. "Ya. Silver memang nggak banyak yang pakai. Tapi, biru juga bagus," ungkap Zaara. "Kayaknya bos PG sudah banyak yang pakai unsur biru. Kita beda dikitlah." "Ya, udah, berarti abu-abu."
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Penuh Derita

Terjebak Pernikahan Penuh Derita

"Jangan pusingkan hal ini, Allice. Aku tidak sedang menjebakmu kok, tenang saja. Anggap ini rumah pribadiku. Simple." Begitu Darren membukakan pintu rumah yang terbilang sederhana tapi unik ini, pandangan Allice langsung jatuh pada nuansa serba biru langit yang ada di setiap sisi rumah ini. "Kamu suka?" Spontan, Allice menoleh ke arah Darren yang juga menatapnya dengan sebuah senyuman manis. "Aku sengaja mendesain ulang rumah ini dadakan kemarin sore. Yang aku ingat, kamu suka dengan warna sky blue."
1079.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai blue background aesthetic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status