Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami

Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami

Ferel yang merasa kesal, seketika berdiri dan menghajar bagain dada Bobi tanpa aba-aba. Bug! Bug! Bug! Ferel membanting tubuh Bobi, lalu dia menduduki dadanya. Setelah itu, dia meninju wajah Bobi tanpa ampunan. ****** "Pak, kira-kira, mereka ada di mana, ya?" tanya Haidar, ia sibuk melihat GPS yang menyala di hpnya.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

Seperti serigala yang berkeliaran di hutan malam, mata Bobby memantulkan aura haus darah yang tak disembunyikan sedikit pun. Brian belum pernah melihat tatapan seperti itu. Jantungnya tersentak, tenggorokannya tercekat, dan untuk sesaat—dia tak mampu membalas sepatah kata pun. Saat rasa malu dan amarah akhirnya menyusul, ia mengepalkan tinjunya. “Bajingan—!” BUG! Bobby menendang tulang keringnya tanpa ragu. Krak!!! Bunyi tulang beradu terdengar jelas.
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Mbak, I Love You

Mbak, I Love You

Gumam Halil dalam hati. Suara erangan terdengar dan Halil kini benar-benar memandang si pria secara terang-terangan. Si pria tampak frustasi dan bahkan menendang udara karena marah. Sebagai sesama laki-laki Halil bisa merasakan frustasi yang kini dirasakan pria itu. Namun ia hanya bisa berharap pria itu bisa menghadapi masalahnya dengan baik. “Ternyata, loe bisa kepo juga.” Komentar Galih yang kini duduk bersandar nyaman sambil melipat kedua lengan di atas perut seraya memandang Halil dengan tatapan mengejek.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Kakak Laki-Laki Si Bad Boy dari Sahabatku

Kakak Laki-Laki Si Bad Boy dari Sahabatku

Matanya memerah karena amarah, urat-uratnya menonjol setiap kali kata-kata keluar dari mulutnya. Kenapa dia membesar-besarkan hal sepele seperti ini? Dan untuk alasan apa? Aku tidak pernah ingin merebut Kai darinya, apa-apaan ini? “Itu egois, Kim,” akhirnya aku berkata setelah dia selesai bicara. “Apa?”
462 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Suami Muda Mbak Halimah

Suami Muda Mbak Halimah

ujar Mas Aryo. "Terus kok bisa .... " Bulik Erni menahan ucapannya. "Bulik kan tau selama ini Ibu gak suka sama Halimah. Jadi, karena pesan itu dan cibiran dari tetangga Ibu semakin marah dan berusaha mencelakai Halimah. Makanya Ibu ke sini," jelas Mas Aryo. "Astaghfirullah .... " terdengar pelan Mas Hilman beristighfar setelah mendengar penjelasan dari kakak sepupunya itu.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Di sini tenaganya sudah kembali seperti hulk versi female. Oh, iya, dia pernah bilang jurus tendangan maut ala Boboiboy tanah. Aku iyain aja semua imajinasinya. Kadang aku senyum sendiri melihat dia latihan. Sisi feminimnya jadi hilang semua. Suara teriakannya menghancurkan hatiku sampai berkeping-keping. Teringat aku jadinya dengan koleksi gundam Boboiboy yang dia punya. Ada untungnya juga sedikit kalau kami punya anak laki-laki nggak perlu beli mainan lagi.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Tangannya bergetar, bukan karena takut, melainkan karena amarah yang sudah mencapai titik didih. "Selamat malam, manusia malang," Niko berkata dengan suara dingin sebelum menghantamkan vas itu ke kepala Bobby dengan kekuatan penuh. Tepat saat pria itu sedang mencapai klimaks. "Argh!" Bobby berteriak kesakitan sambil memegang kepalanya yang langsung berdarah. Matanya yang tadinya terpejam nikmat kini terbuka lebar penuh shock dan kesakitan.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 918 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

Farhan dan juga Maura membentak secara bersamaan. “Oi, santai dong!” sahut Arga dengan cepat. “Sudah salah malah nyolot!” lanjutnya lagi. “Berani banget lo ngebentak adik gue, Han. Bosen idup, lu?” tanya Bobby sambil maju selangkah. Maura langsung mundur, badan Bobby yang tegap tinggi membuat dia merasa sedikit terintimidasi. Farhan sendiri tidak memberikan reaksi yang berarti, dia masih menatap Sayaka dengan pandangan tajam.
9223.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Penggoda Dalam Rumah

Penggoda Dalam Rumah

Hanya kata maaf yang mampu kuucap berkali-kali. "Jangan menangis lagi," ucapnya menenangkanku. "Arini, ini bukan salahmu." Ia masih berusaha menghiburku sembari telapak tangannya menepuk lembut bahuku. "Arini, semua di luar dugaan. Aku tidak menyangka kalau Hera mampu berbuat senekad itu," ucap Bobby seraya mengusap wajah, ada getar kecewa dalam nada bicaranya.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar Kakak Ipar

Obsesi Liar Kakak Ipar

semprot Rendi dengan suara tertahan namun sarat kemarahan. ​"Iya, kamu ini sukanya memperkeruh suasana saja! Sudah tahu ini anak haram, mana mungkin mirip Angkasa!" bisik Ibu Rahayu ikut menyemprot putrinya dengan tatapan tajam. ​Untuk kesekian kalinya, Shinta tersentak. Ia menghela napas berat, memilih bungkam dan terpaksa membuang jauh-jauh rasa curiganya daripada terus-menerus menjadi sasaran amukan Mama dan kakaknya.
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai boboiboy halilintar marah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status