KUBELI KESOMBONGAN KELUARGA SUAMIKU
Rasa lelah karena seharian ini banyak bergerak, langsung hilang seiring tetesan air yang mengaliri tubuhku.
Pak Hendra, lelaki yang dikenal ramah oleh kalangan pembisnis sepertiku, justru menodai pernikahannya sebanyak dua kali. Di sini, aku justru kasihan pada Bu Eka. Luka akibat pengkhianatan suaminya dengan Bu Kenanga mungkin belum hilang, tapi sudah tergantikan dengan luka yang lain.
Selesai mandi, aku pun turun menuju ruang makan. Di sana sudah pada mulai makan, terdengar suara Mas Bima yang tengah bercerita mengenai usaha barunya, yaitu batu bara.